Satu Jam Tanpa Lampu, Tamu dan Manajemen Whiz Luxe Hotel Gembira Peringati Earth Hour 2026
SR, Surabaya – Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya menggelar aksi pemadaman lampu serentak dan pagelaran busana daur ulang bertajuk “Eco Glow Fashion Show”, Sabtu (28/3/2026). Acara ini merupakan bentuk komitmen nyata pihak hotel mendukung gerakan lingkungan global “Earth Hour” dan sekaligus memberikan ruang edukasi serta kreativitas bagi masyarakat melalui pemanfaatan limbah.
Kegiatan Earth Hour Whiz Luxe Hotel Spazio memutus aliran listrik mulai pukul 20.00 hingga 21.00 WIB. Pemadaman listrik dilakukan secara menyeluruh di area publik, meliputi lantai dasar (ground), lantai 16, hingga lantai 17. Tujuan pemadaman lampu itu bertujuan mengurangi beban energi listrik yang diperoleh dari energi bumi, selama satu jam penuh.

Dalam moment ini Whiz Luxe Hotel Spazio mengenalkan penggunaan penerangan alternatif berupa lilin hasil daur ulang. Hotel memanfaatkan limbah wadah pemanas makanan (terno) dari area prasmanan yang diolah kembali dengan campuran minyak, air, dan sumbu. Usaha recycle penggunaan lilin limbah tersebut memberikan manfaat estetika maupun fungsional.
General Manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Teguh Irawan, menekankan pentingnya kontribusi kolektif untuk memulihkan kondisi alam. “Tujuannya untuk apa? Kita biarkan bumi kita sedikit bernapas. Selama ini bumi kita sudah terlalu banyak dipakai energinya,” ujar Teguh saat memberikan sambutan di tengah kegelapan yang diterangi lilin.
Ditambahkan Camelia, Marketing Communications (Marcom) Whiz Luxe Hotel, bahwa inisiatif ini murni bersifat sosial untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. “Ini menunjukkan kontribusi nyata, dan ini adalah event non-revenue, jadi tidak ada pungutan biaya apapun. Kami mengajak tamu hotel, rekan media, serta rekan komunitas untuk berpartisipasi dalam gerakan ini,” tutur Camelia kepada superradio.id.

Fokus utama acara malam itu dipusatkan di area lobi lantai 16 hotel. Whiz Luxe bekerja sama dengan komunitas Read Me Aloud (RITMI) menggelar pameran busana berbahan dasar sampah anorganik yang diolah menjadi busana kreatif. Sebanyak 11 anak tampil memeragakan pakaian unik, menarik, dan memiliki nilai estetika.
Perwakilan dari tim Read Me Aloud, Miss Jules, menyatakan kekagumannya terhadap kreativitas anak-anak dalam mengolah limbah rumah tangga. Kostum-kostum yang ditampilkan pun jauh melampaui ekspektasi pihak penyelenggara yang awalnya hanya membayangkan pemakaian koran bekas. Para peserta menunjukkan totalitas tinggi dengan mengolah berbagai jenis sampah anorganik menjadi gaun dan pakaian yang sangat detail.
“Melalui tema ‘mode barang bekas kreativitas tanpa batas’, kita diajak melihat bahwa barang yang biasanya dianggap sampah seperti botol plastik, bungkus permen, hingga bungkus Indomie, menjadi barang yang indah ketika disentuh kreativitas. ” ungkap Miss Jules yang memuji anak-anak ini adalah simbol harapan bagi masa depan bumi yang lebih hijau.
Selain peragaan busana, acara juga diisi dengan sesi literasi melalui pembacaan buku petualangan tokoh “Banyu” yang menggunakan sudut pandang air. Narasi ini bertujuan membangun imajinasi dan kesadaran anak-anak sejak dini bahwa air adalah sumber kehidupan yang kelestariannya harus dijaga melalui perawatan lingkungan yang konsisten.

Melalui kisah Banyu yang melakukan perjalanan ke berbagai tempat, anak-anak diajarkan dampak buruk dari ketidakpedulian terhadap lingkungan. Pesan utamanya sangat jelas: air adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup yang kelestariannya harus dijaga secara kolektif.
Peringatan Earth Hour ini telah menjadi agenda rutin Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya sejak pertama kali beroperasi pada tahun 2023. Selama masa pemadaman lampu satu jam tersebut, tamu hotel tetap merasa nyaman dengan sajian camilan dan minuman gratis yang telah disediakan. Suasana lobi yang temaram justru menciptakan momen kebersamaan yang unik bagi para pengunjung hotel yang ikut berpartisipasi.
Keterlibatan tamu kamar pun diupayakan melalui surat imbauan sukarela untuk turut memadamkan lampu atau bergabung ke area lobi. Manajemen menyadari bahwa mereka tidak bisa memaksa tamu, namun ajakan partisipasi tersebut mendapat respons positif yang cukup besar
Melihat antusiasme tamu yang melampaui ekspektasi, pihak manajemen berencana memperluas skala kegiatan di masa mendatang agar dapat menjangkau lebih banyak partisipan. (js/red)
Tags: earth hour 2026, lampu padam, superradio.id, whiz luxe hotel spazio
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





