Dinas Pendidikan Ungkap Penyebab Sekolah Negeri di Jatim Sepi Pendaftar
SR, Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengungkapkan penyebab sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK tidak mendapatkan siswa di Tahun Ajaran 2026/2027.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah tuntas. Sebanyak 618.479 siswa SMA/SMK/SLB baik negeri maupun swasta di Jatim sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (11/7/2026).
Namun, tidak semua sekolah di Jatim pada Senin ramai dengan riuh kegiatan MPLS. Sebab, hasil SPMB menyisakan beberapa sekolah yang kekurangan siswa.
Jumlahnya belum pasti tapi laporan tersebut ditemukan di beberapa kabupaten seperti Madura, Ponorogo, Situbondo, Bondowoso, Lamongan, Madiun, Magetan, dan Lumajang. “Bukan kekurangan, tapi memang sekolahnya ada tapi muridnya yang enggak ada,” kata Aries Paewai, Selasa (14/7/2026).
“Nah itu kan enggak mungkin kita isi. Jadi memang kuotanya disesuaikan dengan jumlah murid yang akan masuk,“ sambungnya
Lebih lanjut, Aries menyampaikan bahwa kemungkinan beberapa sekolah tidak mendapatkan siswa baru karena usia pelajar tingkat SMA di daerah setempat berkurang.
“Mungkin karena batas usianya ya. Karena mungkin habis di daerah sudah banyak yang sudah masuk ke perguruan tinggi atau sudah masuk SMA. Untuk SMP ke SMA jumlahnya terbatas,” terangnya.
Aries menegaskan bahwa sekolah yang tidak mendapatkan siswa baru tingkat SMA/SMK di daerah merupakan negeri, bukan swasta. “Kalau swasta memang kembali lagi bahwa jumlah murid yang kemarin lulus di SMP 613.000. Sedangkan kebutuhan di tingkat SMA itu 299.000,” jelasnya.
Artinya, terdapat 60 persen kebutuhan siswa SMA/SMK negeri di Jatim belum terpenuhi tahun ajaran baru ini. Selain karena faktor usia, faktor lainnya yakni geografis.
Aries bilang, di daerah tertentu terdapat sekolah yang jumlah siswa kelas 10 SMP belum memenuhi rombongan belajar (rombel). “Bukan kekurangan penduduk. Memang angkatan rendah. Tentu mungkin di tahun berikutnya akan kita lihat pertimbangannya,” pungkasnya (*/red)
Tags: dinas pendidikan jatim, sekolah sepi murid baru, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





