Penemuan Batu Bata Kuno di Proyek Perumahan Bersubsidi Kediri

Yovie Wicaksono - 16 September 2019
Penemuan batu bata kuno di area proyek pembangunan rumah bersubsidi di Dusun Sebaan, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sejumlah batu bata kuno ditemukan secara tidak sengaja oleh karyawan proyek yang sedang melakukan penggalian tanah untuk pembuatan septictank komunal di area proyek pembangunan rumah bersubsidi di Dusun Sebaan, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Batu bata kuno berukuran panjang 42 centimeter dan lebar 60 centimeter ini ditemukan di kedalaman tanah 2 meter dengan panjang 5 meter dan lebar 60 centimeter area tanah.

Begitu tahu ada batu bata kuno, para karyawan  proyek kemudian menghentikan aktivitasnya. Sejumlah batu bata kuno yang ditemukan di dalam kemudian diangkat keluar dari lubang galian.

Temuan ini kemudian dilaporkan ke pihak perangkat desa, lalu diteruskan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri.

Kepala Dinas terkait, Adi Suwignyo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan batu bata kuno tersebut. Menurutnya penemuan situs benda purbakala sering kali ditemukan di wilayah Kabupaten Kediri.

Dengan begitu maka semakin kuat indikasi yang menyatakan jika Kerajaan Kadiri merupakan salah satu kerajaan tertua nomor dua di Indonesia.

“Tertua di Indonesia mungkin nomor dua, sehingga banyak situs di kabupaten sering ditemukan. Tidak usah mencari, tapi banyak ditemukan. Di sini orang sering menemukan, beberapa situs-situs baik itu candi maupun situs lainnya,” ujar Mantan Kepala Kominfo Kabupaten Kediri tersebut, pada Senin (16/9/2019).

Ditambahkan Adi Suwignyo, sampai saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan benda purbakala tersebut dibuat pada era kerajaan apa.

“Kita belum bisa menduga-duga, ini dalam taraf penelitian. Nanti kalau ada hasilnya kita informasikan kepada rekan-rekan,” imbuhnya.

Meski sejumlah batu bata kuno sudah di evakuasi, namun diduga di dalam tanah masih tersimpan benda purbakala lainnya, karena jika dilihat dari atas, nampak adanya struktur batu bata kuno yang tersusun. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.