Sivitas Akademik ITS Jalani Vaksinasi Covid-19

Yovie Wicaksono - 27 March 2021
Sivitas Akademik ITS Jalani Vaksinasi Covid-19. Foto : (Humas ITS)

SR, Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan vaksinasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di Graha Sepuluh Nopember ITS, Jumat (26/3/2021).

Koordinator Tim ITS Siap Vaksin, Herdayanto Sulistyo Putro mengatakan, sehubungan dengan semakin banyaknya kegiatan yang mulai dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring), maka vaksinasi Covid-19 ini diberikan agar dosen dan tendik lebih tenang ketika melakukan kegiatan tersebut.

“Walaupun belum sepenuhnya menghilangkan kemungkinan terpapar, setidaknya akan terbentuk antibodi dalam tubuh kita untuk mencegah masuknya virus,” ujarnya.

Dosen yang akrab disapa Danang tersebut menjelaskan mengenai teknis kegiatan vaksinasi hari pertama ini yang mencapai 500 orang. Seluruh dosen dan tendik yang divaksin dibagi menjadi lima shift, dengan setiap satu jam terdapat 100 orang yang divaksin. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan peserta. 

Ia mengatakan, kedepan, ITS  juga akan melakukan vaksinasi untuk seluruh dosen dan tendik yang masih berjumlah sekitar 2.000 orang secara bertahap. “Karena tidak memungkinkan juga untuk dilaksanakan serentak bersamaan, harus dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

Sebelumnya, sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 100 dosen dan tendik yang merupakan panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada 22 – 23 Maret lalu. 

“Sehingga apabila ditotal dengan yang sudah divaksin hingga hari ini, nantinya ada sekitar 2.600 dosen dan tendik yang akan mendapatkan suntik vaksin,” ujar dosen Departemen Kimia ITS tersebut.

Vaksin yang digunakan merupakan jenis Sinovac yang difasilitasi oleh RSU Haji Surabaya. Namun ke depannya, menurut Danang, jenis vaksin tersebut bisa saja berubah, tergantung ketersediaannya. 

“Jenis vaksin bisa Sinovac lagi atau AstraZeneca, tergantung stok yang ada,” imbuhnya.

Ditambahkan juga oleh Ketua Satgas Covid-19 ITS Adjie Pamungkas, peserta vaksinasi melakukan screening awal seperti cek tekanan darah dan suhu terlebih dahulu sebelum diberikan suntik vaksin. Setelah vaksinasi, peserta diminta menunggu selama 30 menit untuk mengecek apakah ada efek samping atau tidak dari vaksin tersebut. 

“Jika ada efek samping, kami sudah menyiapkan ambulans yang akan mengantarkan langsung ke Rumah Sakit Umum (RSU) Haji,” tuturnya.

Di balik kegiatan yang berjalan dengan tertib ini, terdapat beberapa kendala yang terjadi. Diungkapkan Adjie, hingga pukul 23.00 malam sebelumnya, panitia vaksinasi ITS masih menghubungi peserta untuk memastikan vaksin sebanyak 500 dosis tersebut bisa terserap semua dan vaksin tidak menjadi kadaluarsa. Dari kendala yang ada, Adjie mengaku bahwa semuanya dapat diatasi dengan baik.

Terakhir, dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS ini berharap agar semua dosen dan tendik menjaga kesehatan sehingga bisa mengikuti kegiatan vaksinasi. Di samping itu, peserta tidak perlu khawatir karena vaksin sudah lolos uji BPOM dan MUI. Ia pun berharap, setelah vaksinasi, kegiatan pembelajaran luring bisa segera diterapkan kembali. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.