Mahfud MD : SP4N-Lapor! Diharapkan Dapat Bangun Integrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Yovie Wicaksono - 10 September 2021
Menko Polhukam, Mahfud MD. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengapresiasi para Menteri dan Pimpinan Lembaga lainnya yang telah mencapai kesepakatan untuk dilakukannya Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU SP4N-Lapor!. 

Disampaikan bahwa MoU ini memiliki nilai strategis karena merupakan perwujudan konkret dalam merealisasikan kebijakan “no wrong door policy” yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun akan disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang menanganinya.

Demikian disampaikan Mahfud MD saat memberi sambutan pada acara Penandatangan MoU SP4N-Lapor! melalui virtual, Kamis (9/9/2021).

“Penyelenggaraan SP4N-Lapor! pasca penandatanganan MoU oleh Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kantor Staf Presiden dan Ombudsman RI, diharapkan dapat lebih membangun integrasi dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara berjenjang dari daerah sampai ke pusat, sehingga pengelolaan pengaduan dapat berjalan efektif, efisien, serta memberikan kemudahan penggunanya,” ujar Mahfud MD.

Ia mengatakan, Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional yang mengacu pada Roadmap yang telah ada, diharapkan dapat menjadi peta jalan sehingga mampu memberikan gambaran mengenai kondisi awal dan kondisi yang diharapkan, serta tahapan dalam mengimplementasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

“Saya mempunyai keyakinan yang kuat bahwa melalui Penandatanganan MoU SP4N-Lapor! ini akan semakin memperkuat keterlibatan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah sehingga dapat berhasil dan sukses dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melapor sekaligus memberikan masukan bagi peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Mahfud MD.

“Disamping itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam penyampaian pengaduan dapat memacu Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan penanganan pengaduan menjadi lebih efektif dan memberikan kepastian penyelesaiannya. Partisipasi aktif masyarakat ini secara langsung juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan,” sambungnya.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa pelayanan prima merupakan suatu cerminan tercapainya core value ASN : BerAKHLAK, sebagai fondasi budaya kerja bagi seluruh ASN di Indonesia. Selain itu, kerja sama dan sinergitas antar kelima instansi juga merupakan salah satu cerminan core value kolaboratif, di mana secara bersama akan mengawal visi perbaikan pelayanan publik.

“Kami berharap seluruh penyelenggara pelayanan publik di lingkup Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk dapat menjalankan kolaborasi, baik secara internal maupun antar lembaga, agar tercipta inovasi baru yang akan menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat,” kata Tjahjo.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Kepala KSP Moeldoko, Ketua Ombudsman Mokh. Najih, serta kementerian dan lembaga terkait. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.