Resmi dibuka untuk Umum, Galeri Soekarno Mojokerto Tawarkan Wisata Edukasi Baru

Yovie Wicaksono - 6 February 2026
Galeri Soekarno di Kota Mojokerto. Foto : (Super Radio/Nur Ifa)

SR, Mojokerto – Kota Mojokerto menawarkan destinasi wisata sejarah baru. Galeri Soekarno yang terletak di di SD Negeri Purwotengah, resmi dibuka untuk umum sejak 22 Januari 2026. Kehadiran galeri ini, merupakan salah satu upaya Kota Mojokerto menghidupkan kembali jejak masa kecil Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno di bumi Majapahit.

Perlu diketahui, Galeri Soekarno ini sebenarnya sudah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Fadli Zon) dan Wali Kota Mojokerto (Ika Puspitasari) pada 10 Juni 2025.  Akan tetapi, masih terbuka untuk para pelajar saja. Sedangkan bagi pengunjung umum harus mengajukan surat pemberitahuan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

“Galeri sudah diresmikan dari 10 juni 2025 dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya. Akan tetapi, galeri ini belum dibuka untuk umum karena masih dalam masa percobaan atau pengenalan ke masyarakat mojokerto dan sekitarnya. Untuk melakukan kunjungan, instansi diharapkan melakukan konfirmasi ke bidang kebudayaan untuk diagendakan waktu sesinya,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Vitria Candra Dewi, saat di wawancara Super Radio, Kamis (05/02/2026).

Suasana di Galeri Soekarno, Kota Mojokerto. Foto : (Super Radio/Nur Ifa)

Setelah galeri resmi dibuka untuk umum, pengunjung ingin berkunjung harus melakukan registrasi online melalui link https://galerisoekarno.mojokertokota.go.id/. Di link tersebut terdapat pilihan sesi waktu kunjungan. Hal ini dilakukan karena ruang galeri yang digunakan adalah ruangan yang dulunya digunakan aktif dalam proses belajar-mengajar sejak jaman dahulu sehingga lebar ruangan tidak terlalu besar.

Salah satu staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ica mengatakan, ruangan yang digunakan untuk galeri Soekarno, selain pernah digunakan dalam pembelajaran, bangunan ini merupakan cagar budaya jadi tidak bisa dilakukan renovasi sembarangan.

Oleh sebab itu, pihak Disdikbud Kota Mojokerto tidak bisa memperluas ruangan. Mereka hanya bisa memberikan renovasi yang tidak permanen untuk membuat ruangan menjadi lebih aman dan menarik untuk pengunjung.

Terkait dengan terbatasnya ruangan, dalam satu sesi kunjungan, galeri Soekarno hanya bisa dimasuki oleh 10 orang dengan waktu satu jam. Untuk instansi yang memiliki peserta banyak, diharapkan menghubungi bidang kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto agar diatur jam kunjungannya.

Galeri Soekarno buka setiap hari mulai 09.00 hingga 15.00 WIB. Pengunjung dikenakan tiket masuk seharga Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak. Harga tersebut sudah difasilitasi pemandu wisata (tour guide) untuk membantu memahami lebih dalam terkait informasi apa saja yang ada di setiap ruangan.

“Semoga kehadiran Galeri Soekarno di Kota Mojokerto bisa menjadi tempat wisata edukasi yang dapat menginspirasi masyarakat, khususnya Mojokerto sekitarnya,” pungkas Vitria. (fa/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.