Kabupaten Sidoarjo Gelar Pilkades Serentak 2026 di 80 Desa

Rudy Hartono - 25 May 2026
Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung tempat pemungutan suara Pilkades di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Minggu (25/5/2026)

SR, Sidoarjo – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo digelar pada hari ini, Minggu, 24 Mei 2026. Pilkades ini melibatkan total 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan, salah satunya Kecamatan Waru yang akan menggelar pilkades di tujuh desa secara bergelombang.

Panitia Pemilihan Kepala Daerah, Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Bagus Bayu Haryo mengatakan ketujuh desa di Kecamatan Waru yang melaksanakan pilkades antara lain Medaeng, Pepelegi, Kureksari, Kedungrejo, Kepuhkiriman, Tambaksawah, dan Wadung Asri.

Pelaksanaan pilkades tahun ini memiliki sejumlah perbedaan signifikan dibanding periode sebelumnya, terutama terkait lokasi pemungutan suara. Jika sebelumnya pemungutan suara terpusat di balai desa, kini setiap desa telah menyiapkan TPS yang tersebar di seluruh wilayah desa masing-masing.

“Langkah ini dilakukan mengikuti prosedur pemilu dan pilkada pasca pandemi Covid-19, untuk memastikan protokol kesehatan tetap terlaksana tanpa mengurangi akses masyarakat dalam menyalurkan hak pilih,” ujarnya.

Di Desa Pepelegi, Pilkades akan diikuti oleh dua calon kepala desa. Calon nomor urut 1 adalah Retno Maratus Sholihah, sedangkan calon nomor 2 adalah Iswahyudi, petahana yang kembali mencalonkan diri. Jumlah pemilih yang terdaftar di desa ini mencapai 11.202 orang, yang tersebar di dua dusun, yaitu Dusun Pepe dan Dusun Legi. Desa ini memiliki 10 RW dan 71 RT, dengan total 23 TPS yang siap melayani warga.

Bagus Haryo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 23 TPS untuk mempermudah masyarakat menyalurkan hak pilihnya.

“Setiap TPS juga dilengkapi protokol kesehatan, salah satunya dengan menerapkan pembatasan jumlah pemilih yang masuk secara bersamaan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan pilkades berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Salah satu warga, Hari Setiyo mengatakan dengan adanya Pilkades ini bisa membawa desa Pepelegi lebih maju dan rukun, damai serta sejahtera seluruh warganya.

“Semoga Pilkades ini berjalan lancar dan aman. Semoga nanti siapapun yang terpilih, bisa amanah dan bisa membawa desa Pepelegi menjadi lebih maju, dami, rukun, sejahtera dan bisa membawa perubahan positif untuk desa, terutama dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Para calon kepala desa juga telah gencar melakukan sosialisasi dan kampanye. Retno Maratus Sholihah menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk pembangunan desa.

“Saya berharap warga datang ke TPS untuk memilih dengan hati nurani. Visi saya adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas kesehatan di desa, serta mengoptimalkan program pemberdayaan ekonomi warga.” ujarnya .

Sementara Iswahyudi, calon petahana, mengatakan akan melanjutkan program pembangunan dan memastikan transparansi dalam setiap program desa.

“Kami akan melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan dan memastikan transparansi dalam setiap program desa. Dukungan masyarakat sangat penting agar pembangunan desa berkelanjutan.” ujarnya.

Pelaksanaan Pilkades yang tersebar di TPS diharapkan tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh adaptasi demokrasi di tingkat desa yang responsif terhadap kondisi pasca-pandemi. Selain itu, pengawasan dan koordinasi dilakukan secara intensif antara panitia desa, aparat keamanan, serta pihak terkait untuk memastikan proses berjalan adil, aman, dan transparan.

Dengan adanya pilkades serentak ini, masyarakat di desa Pepelegi Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo ini berkesempatan menentukan arah kepemimpinan di tingkat desa, yang berdampak langsung pada pembangunan lokal, pelayanan publik, dan kesejahteraan warga. Pelaksanaan yang aman, lancar, dan demokratis diharapkan menjadi cerminan kedewasaan politik masyarakat desa di era modern. (*/rri/red)

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.