Balai Bahasa Jatim Gelar Pemilihan Duta Bahasa 2026
SR, Surabaya – Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Bahasa (Dubas) Jawa Timur Tahun 2026 di Aula Cut Nyak Dien Balai Bahasa Jatim hari Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut di ikuti oleh 20 finalis yang telah lolos Seleksi Tahap I dan Tahap ll yang selanjutnya akan melaju ke tahap nasional pada bulan Oktober mendatang.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bunda Literasi Jawa Timur Arumi Bachsin dan di hadiri oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Dr. Puji Retno Hardiningtyas serta undangan dari jajaran instansi terkait. Pada kesempatan itu Kepala Balai Bahasa Jatim Puji Retno mengatakan secara umum perbedaan kegiatan tahun ini dengan tahun lalu.
Balai Bahasa Jatim mengutamakan kompetensi dari Ikatan Alumni (IKA) Duta Bahasa dari tahun sebelumnya untuk pembekalan. “Perbedaan tahun ini dilakukan dengan pengalaman anak-anak IKA Duta Bahasa yang mengawal, ada pra-pembekalan, ada karantina, dan ada puncak. Jadi sebelum finalis-finalis ini kami temukan dengan bakat-bakatnya IKA yang berperan, mereka dengan program Krida Duta Bahasa, Bahasa dan Sastra,” ujarnya.
Menurutnya, cara tersebut diharapkan bisa memaksimalkan potensi calon Duta Bahasa tahun ini dengan menyerap ilmu dari senior-seniornya yang telah sukses pada kegiatan tahunan tersebut. “Kami yakin dengan pengalaman IKA di tahun-tahun sebelumnya ini bisa menyalurkan ilmu dan kematangannya sehingga akhirnya terkumpul 20 finalis ini dan dapat berbicara banyak di tahap nasional mendatang,” ucapnya.
Sementara Bunda Literasi Jatim Arumi Bachsin berpesan kepada Duta Bahasa 2026 terpilih agar bisa berperan aktif melestarikan bahasa Indonesia dan daerah di era kemajuan digital seperti saat ini. “Misi besarnya adalah bagaimana adanya Duta Bahasa ini kita bisa meningkatkan pemahaman membina dan melestarikan bahasa Indonesia. Lalu yang kedua melestarikan bahasa-bahasa daerah, apalagi dengan dunia digitalisasi di mana dunia sudah semakin bersatu,“ ucap Arumi.
Serangkaian kegiatan Duta Bahasa Jawa Timur mulanya diikuti oleh 121 peserta dan diseleksi melalui tahap 1 menjadi 80 peserta. Lalu pada tahap 2 para peserta terpilih yakni sebanyak 20 peserta. Pada proses seleksi, para peserta mendapatkan berbagai macam materi seperti Wicara Publik, lalu materi Psikologi, dan juga unjuk Bakat dan Seni. (*/rri/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





