Penuhi Pesanan Luar Pulau, Ribuan Sapi dari Bangkalan Berenang di Laut

Rudy Hartono - 15 May 2026
Sapi berada di tepi laut sebelum di kirim ke kalimantan (net)

SR, Bangkalan  – Jelang perayaan Idul Adha, peternak sapi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kebanjiran pesanan hewan kurban dari Kalimantan.

Ribuan sapi bahkan harus berenang di laut sebelum naik ke perahu untuk kemudian diberangkatkan menuju kapal tujuan Kalimantan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bangkalan, drh Ali Makki, mengatakan hingga kini sudah ribuan ternak dikirim ke Kalimantan. “Untuk Kalimantan sudah ada sekitar 2.589 ekor sapi dan 350 ekor kambing yang sudah dikirim,” ujarnya seperti dilansir kompas.com, Kamis (14/5/2026)

Menurut Ali, hewan ternak tersebut nantinya disebar ke sejumlah daerah seperti Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, hingga Barito Kuala.

Purwakarta Sapi Berenang Sebelum Naik Kapal Salah satu peternak asal Kecamatan Tanjung Bumi, Bayo Mabjio, mengatakan pengiriman sapi ke Kalimantan sudah rutin ia lakukan setiap menjelang Idul Adha. “Sudah 11 tahun saya jual sapi ke Kalimantan,” tuturnya.

Pengiriman dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal kayu dari pelabuhan tradisional di pesisir Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi. Sebelum diangkut ke kapal besar, sapi-sapi terlebih dahulu dibawa ke tepi laut lalu berenang menuju perahu kecil.

Setelah itu, perahu akan membawa sapi ke tengah laut untuk dipindahkan ke kapal kayu berukuran lebih besar tujuan Kalimantan. Kondisi tersebut dilakukan karena kapal besar tidak bisa merapat ke pelabuhan tradisional akibat perairan yang dangkal dan tidak tersedianya dermaga khusus ternak.

Harga Sapi Capai Rp 30 Juta Bayo mengatakan harga sapi yang dijual ke Kalimantan bervariasi tergantung bobotnya. “Harga sapi mulai Rp 17 juta sampai Rp 30 juta per ekor,” katanya.

Dalam satu kali pengiriman, satu kapal biasanya memuat sekitar 300 hingga 500 ekor sapi yang berasal dari sejumlah peternak. “Sekali berangkat ke Kalimantan sekitar tiga sampai empat hari. Tergantung dengan kecepatan kapal dan ombak di laut,” imbuhnya.

Selama perjalanan, pekerja khusus juga disiapkan untuk memberi makan ternak agar kondisi sapi tetap sehat hingga tiba di tujuan. “Selama di jalan juga akan disediakan rumput. Sehingga sapi tetap sehat sampai tiba di sana,” pungkasnya. (*/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.