Penjual Tempe Pacitan Disiram Air Keras Dilarikan ke Rumah Sakit
SR, Pacitan – Korban penyiraman cairan yang diduga bahan kimia di Kabupaten Pacitan, Eko Susanto, dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk mendapatkan penanganan lanjutan akibat luka pada bagian wajah dan dada.
Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, Jawa Timur, dr Johan Tri Putranto, Kamis (14/5/2026), mengatakan kondisi korban secara umum stabil, namun membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi.
“Secara garis besar stabil. Tetapi pasien perlu dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi,” katanya.
Menurut dia, korban mengalami luka bakar akibat siraman cairan yang diduga mengandung bahan kimia. Luka ditemukan pada bagian wajah, kelopak mata, dagu, dan dada, dengan dominasi di sisi kiri tubuh. “Jejas atau luka akibat siraman terdapat di bagian wajah, kelopak mata, dagu, dan dada,” ujarnya.
Ia menjelaskan luas luka bakar yang dialami korban diperkirakan sekitar 10 persen. Namun, karena diduga disebabkan cairan kimia, pasien membutuhkan penanganan medis lanjutan secara khusus.
RSUD dr Darsono Pacitan, lanjut Johan, belum memiliki dokter spesialis bedah plastik sehingga korban direncanakan dirujuk ke rumah sakit di Solo, Yogyakarta, atau RSUD dr Soedono Madiun.
Pihak rumah sakit juga belum dapat memastikan jenis cairan yang digunakan pelaku karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari kepolisian.
Sebelumnya, Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerrejo, Kecamatan Ngadirojo, menjadi korban penyiraman cairan oleh dua orang tidak dikenal saat hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo, Rabu (13/5/2026) pagi.
Korban diserang di jalan area persawahan Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo. Pelaku disebut sempat menghentikan korban dengan alasan hendak menyampaikan titipan sebelum menyiramkan cairan dari dalam botol.
Usai kejadian, korban sempat meminta pertolongan ke Polsek Ngadirojo sebelum dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD dr Darsono Pacitan. Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian. (*/ant/red)
Tags: air keras, pacitan, Penganiayaan, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





