Pembatas Jalan Basra Surabaya Cegah Pengendara Potong Arus Lalin
SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya resmi memasang barier atau pembatas jalan di kawasan Jalan Basuki Rahmat guna meningkatkan ketertiban dan keamanan lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan masyarakat mengenai maraknya pengendara yang nekat memotong arus jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Pemasangan pembatas fisik ini difokuskan untuk mencegah kendaraan dari arah Jalan Kombes Pol MS Druyat agar tidak langsung memotong jalur menuju Jalan Embong Gayam. Selama ini, banyak pelanggaran terjadi di titik tersebut meskipun marka jalan menunjukkan garis lurus yang tidak boleh dilintasi.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa rencana pemasangan barier ini sebenarnya sudah dikaji sejak lama, namun baru bisa terealisasi saat ini karena membutuhkan proses administrasi dan teknis.
“Memang pembatas jalan itu sudah kami rencanakan lama. Dan sekarang baru bisa terealisasi. Sepurone (mohon maaf) lek butuh proses lama,” ujar Eri melalui keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).
Eri menegaskan bahwa tindakan tegas ini diperlukan karena masih banyak pengendara yang mengabaikan marka jalan statis.
“Aku nyuwun tulung (minta tolong), di sana itu memang marka lurus. Dadi kendaraan dari Kombes Pol MS Druyat tidak bisa langsung memotong ke Jalan Embong Gayam,” tegasnya menjelaskan alasan utama pemasangan pembatas fisik tersebut.
Melalui rekayasa lalu lintas yang baru, pengendara dari arah MS Druyat yang ingin menuju kawasan Panglima Sudirman kini diarahkan untuk mengambil lajur kanan secara bertahap. Pemerintah telah menyediakan ruang kosong (space) tanpa barier tepat di depan eks Polsek Tegalsari bagi kendaraan untuk berpindah jalur dengan aman.
Setelah berhasil masuk ke lajur kanan, para pengguna jalan baru diperbolehkan melakukan putar balik di kawasan Basrah Loop yang terletak di depan pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP).
Skema ini diharapkan dapat mengurai konflik arus kendaraan di tengah Jalan Basuki Rahmat yang selama ini sering menjadi titik kemacetan.
Meski barier telah terpasang, Walikota Eri Cahyadi memastikan pihaknya melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas skema tersebut di lapangan. Ia juga mengajak warga Surabaya untuk terus aktif melaporkan titik-titik rawan pelanggaran marka lainnya demi mewujudkan keteraturan di Kota Pahlawan.(*/js/red)
Tags: basra, Cegah Kecelakaan, pembatas jalan, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





