30.724 Jemaah Embarkasi Surabaya Sudah Berangkat ke Tanah Suci

Rudy Hartono - 14 May 2026

SR, Surabaya – Memasuki hari ke-23 operasional pemberangkatan haji 1447 H/2026 M, Embarkasi Surabaya mencatatkan progres signifikan. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 30.724 jemaah dan petugas tercatat telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Angka ini mencapai 70 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini.

Berdasarkan data dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per pukul 10.20 WIB, total jemaah yang sudah bertolak terbagi dalam 81 kelompok terbang (kloter). Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini direncanakan memberangkatkan 44.080 orang yang terdiri dari jemaah, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), serta pembimbing ibadah.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menegaskan bahwa seluruh proses pemberangkatan sejauh ini berjalan tertib dan lancar dengan prioritas pada pelayanan jemaah.

“PPIH Embarkasi Surabaya terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh tahapan operasional, mulai dari kedatangan jemaah di asrama, pemeriksaan kesehatan, pengisian manifest, hingga proses keberangkatan menuju Arab Saudi,” ujar Mohammad As’adul Anam dalam keterangan resminya.

Dalam dinamika operasionalnya, tercatat adanya 126 mutasi keluar yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi kesehatan hingga administratif. Detailnya mencakup jemaah sakit di daerah maupun di RS Haji, jemaah hamil, hingga pendamping yang harus menunda keberangkatan.

Meski demikian, pihak PPIH bergerak cepat untuk mengoptimalkan pengisian kursi. Sebanyak 72 kursi berhasil diisi kembali melalui mekanisme mutasi masuk dari daftar jemaah belum berkloter maupun pengalihan dari kloter lain.

“Skema pengisian seat kosong terus dioptimalkan agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan proses pemberangkatan jemaah berjalan efektif tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan,” tambah Anam.

Hingga saat ini, tercatat masih ada 54 kursi kosong (open seat) yang akan terus dikelola agar kuota keberangkatan tetap efisien.

Dari sisi teknis penerbangan, Embarkasi Surabaya menunjukkan performa yang sangat baik. On Time Performance (OTP) dari 81 kloter yang sudah diberangkatkan mencapai 100 persen, artinya tidak ada keterlambatan maupun percepatan jadwal yang mengganggu ritme operasional.

Namun, di tengah kelancaran operasional, kabar duka juga menyertai perjalanan haji tahun ini. PPIH melaporkan terdapat enam jemaah asal Embarkasi Surabaya yang wafat di Arab Saudi, serta satu jemaah wafat di embarkasi.

Jemaah yang baru wafat di embarkasi diketahui bernama Tini Atmin (56), anggota Kloter 43 asal Kabupaten Gresik. Almarhumah meninggal dunia akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Anam dengan nada takzim.

Pada hari yang sama, Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) kembali menerima kedatangan 1.140 jemaah yang tergabung dalam kloter SUB 84, SUB 85, dan SUB 86. Jemaah tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

Sementara itu, masih terdapat 8 jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di asrama karena alasan kesehatan (observasi) maupun kategori terkait Mecca Route. Pihak PPIH berkomitmen akan terus mendampingi hingga jemaah dinyatakan siap untuk diberangkatkan pada kloter berikutnya. (js/red)

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.