Seniman Lukis On The Spot Wajah Mentan Arman di HUT Jatim
SR, Surabaya – Lobi Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur disulap menjadi galeri seni berkat pameran lukisan bertajuk “SPIRIT 81” dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Selasa (13/10/2026).
Pameran yang digagas oleh Gerakan Perupa Antarkota (GEPRAK) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim serta DPRD Jatim ini menampilkan 30 karya lukisan dari 20 perupa terpilih bertepatan dengan agenda Rapat Paripurna Istimewa.
Suasana ruang legislatif tampak lebih hidup dan berwarna dengan hadirnya deretan karya seni rupa yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta jajaran pimpinan DPRD Jatim.

Berlangsung pada 12–15 Oktober 2026, pameran ini mengusung semangat “Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara” yang menampilkan karya bertema seni budaya, keindahan pemandangan alam, hingga dinamika kehidupan masyarakat.
Lukisan-lukisan berlatar karpet merah di kanan dan kiri lobi gedung tersebut seakan memberikan jeda kontemplatif bagi jajaran legislator dan eksekutif di tengah padatnya agenda birokrasi pemerintahan. Pameran ini menghadirkan ragam karya dari perupa ternama Jawa Timur, seperti Muit Arsa, Budi Bi, Didik HP, Tyo Hartono, Lely Yuana, dan belasan seniman lainnya.
Ketua GEPRAK sekaligus kurator pameran, Muit Arsa, menyampaikan bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai wujud ungkapan cinta dan kebanggaan para seniman terhadap tanah Jawa Timur pada momentum bersejarah ini.
“Bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur serta DPRD Provinsi Jawa Timur, pameran ini menjadi ruang apresiasi bagi keberagaman ekspresi seni rupa sekaligus refleksi atas perjalanan dan masa depan Jawa Timur,” ungkap Muit. Melalui kekuatan imajinasi dan goresan warna, para perupa berupaya merekam karakter masyarakat serta semangat perjuangan daerah yang terus menyala.

30 Menit Lukis 3 Pejabat
Salah satu daya tarik utama pameran ini adalah aksi melukis potret wajah tokoh secara on the spot di dalam ruang sidang paripurna oleh tiga pelukis senior, yakni Muit Arsa, Budi Bi, dan Didik HP.
Proses penciptaan karya ini tergolong unik karena diawali dengan goresan cat pertama di atas kanvas oleh para pejabat terkait, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua DPRD Jatim Musyafak Ro’uf. Para perupa kemudian melanjutkan goresan tersebut hingga menjadi lukisan utuh dalam durasi singkat sekitar 20 hingga 30 menit selama rapat berlangsung.

Menteri Pertanian Andi Amran mengungkapkan rasa kagumnya saat melihat hasil lukisan dirinya. “Terima kasih.. Luar biasa seniman Surabaya.. Saya senang sekali” Ucap beliau saat keluar dari ruang rapat dan langsung disambut dengan potret lukisan dirinya.
Muit Arsa yang melukis potret Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membagikan cerita dan filosofi di balik karyanya yang dibuat menggunakan aliran fauvisme.
“Kalau lukisan saya kan kayak gayanya fauvisme. Warnanya kan nabrak sana nabrak sini. Ada hijau, ada ungu, ada pink, ada biru. Saya menggambarkan sosok Pak Menteri dengan memakai topi petani. Artinya Pak Menteri itu turun ke lapangan, merasa membumi,” jelas Muit.
Ia menambahkan bahwa latar belakang sawah dengan padi yang menguning dalam lukisan tersebut menggambarkan simbol kesuksesan dan kemakmuran sektor pertanian di bawah kepemimpinan menteri.
Jatim Potensi Sentra Pangan Nasional
Lebih lanjut, Muit menegaskan bahwa pameran ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali potensi besar yang dimiliki Jawa Timur dalam peta kebudayaan nasional.

“Semangat Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara menjadi pengingat bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai ruang tumbuh kebudayaan, kreativitas, dan inovasi yang berkontribusi bagi Indonesia,” tegasnya. Melalui media seni rupa, para perupa turut mengambil peran aktif dalam mengabadikan identitas daerah sekaligus membakar semangat harapan bagi generasi mendatang.
Mengakhiri penjelasannya, Muit Arsa menyampaikan harapannya agar ekosistem seni rupa di Jawa Timur maupun Indonesia dapat semakin maju dan mendapat perhatian nyata dari berbagai pihak.
“Harapannya ya semoga seni rupa di Surabaya, di Jawa Timur dan Indonesia itu semakin maju bergairah. Karya-karya teman-teman, karya saya dan lain-lainnya enggak cuman diapresiasi oleh kolektor, tapi karya-karya mereka itu juga dikoleksi supaya kehidupan seni rupa itu semakin maju berkembang,” pungkas Muit.
Momentum peringatan HUT ke-81 ini pun diharapkan mampu mempererat sinergi antara komunitas seni, pemerintah, dan masyarakat dalam merawat kebudayaan daerah yang berkelanjutan .(js/red)
Tags: gedung dprd, hut jatim, pameran lukisan, superradio.id, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





