Diduga Keracunan MBG, Dinkes Mojokerto Cabut SLHS SPPG Jabon

Rudy Hartono - 13 October 2026
Penampakan SPPG Jabon Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.(net)

SR, Mojokerto  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto akan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) ulang bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jabon Mojoanyar bila nantinya status suspend tersebut dicabut oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Inspeksi ulang itu dilakukan imbas puluhan siswa SMPN 1 Mojoanyar Kabupaten Mojokerto diduga alami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (7/10/2026) lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati, mengungkapkan bahwa sejatinya SPPG Jabon Mojoanyar telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).   Namun, karena adanya insiden dugaan keracunan MBG yang melibatkan SPPG tersebut, saat ini langsung di-suspend oleh BGN, serta otomatis SLHS SPPG tersebut turut gugur.

Telah diketahui sebelumnya, bahwa suspend tersebut diberikan pada SPPG Jabon Mojoanyar selama 20 hari Kalender sejak kejadian dugaan keracunan MBG terjadi pada Rabu (7/10/2026). “Saat ini SPPG tersebut telah di-suspend. Sehingga, secara otomatis yang bersangkutan tidak beroperasi. Terkait SLHS, akan kita lakukan IKL kembali setelah ada pencabutan suspend dari BGN,” kata Dyan Senin (12/10/2026).

Menurut Dyan, dalam penerbitan SLHS bagi SPPG yang pernah di-suspend karena insiden dugaan keracunan atau dengan SPPG yang baru menerbitkan SLHS sejatinya tak ada perbedaan. Namun, bagi SPPG yang mengajukan penerbitan SLHS karena pernah di-suspend lantaran insiden keracunan, akan ada variabel tertentu yang lebih detail dan wajib dipenuhi sesuai dengan hasil uji laboratorium.

Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 42 siswa SMP N 1 Mojonyar, Kabupaten Mojokerto, yang mengalami gejala diduga keracunan pada Rabu (7/10/2026). Gangguan kesehatan tersebut dialami para siswa diduga usai menyantap menu MBG yang didistribusikan oleh SPPG Jabon Mojoanyar pada Selasa (6/10/2026). Saat itu, menunya adalah nasi putih, sate ayam, saus kacang, selada, acar timun wortel, dan anggur muscat.

SPPG Jabon Mojoanyar sendiri menyuplai 2.919 porsi MBG untuk 15 lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Mojoanyar, termasuk SMP N 1 Mojoanyar yang mendapat sekitar 702 porsi MBG. SPPG tersebut memasak MBG dalam 2 batch, dan MBG yang diterima SMP N 1 Mojoanyar dimasak dalam batch kedua.   (*/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.