Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Siap Hadapi El Nino

Rudy Hartono - 13 October 2026
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di DPRD Jatim, Senin (12/10/2026).

SR, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kesiapan ketahanan pangan nasional di tengah kekhawatiran fenomena El Nino Godzilla yang diprediksi terjadi hingga Januari 2027.

Hal ini ia sampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di DPRD Jatim, Senin (12/10/2026).

Mentan memastikan ketersediaan cadangan pangan pokok berada pada posisi yang sangat aman serta melimpah untuk menopang kebutuhan masyarakat tanah air.

Ia menyebut, volume cadangan pangan nasional yang dikuasai pemerintah saat ini telah melampaui batas kapsitas normal fasilitas penyimpanan. Dimana stok cadangan beras nasional di angka 4,5 ton.

“Stok kita banyak, masih melimpah. Kenapa, Kapasitas gudang hanya 2 juta, tapi stok kita 4,5 juta ton. Jadi aman tinggal dua bulan insyaallah,” ujar Amran.

Kesiapan logistik pangan tersebut, lanjutnya, merupakan buah dari penanganan iklim ekstrem yang telah dirancang dan dieksekusi secara terukur oleh Kementerian Pertanian sejak jauh hari.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di DPRD Jatim, Senin (12/10/2026).

“Insyaallah kami sudah persiapkan dua tahun sebelumnya mengantisipasi El Nino Godzilla,” tegas Amran saat merespons isu dampak kekeringan.

Ia juga meluruskan kekhawatiran terkait potensi kemarau panjang hingga awal tahun mendatang dengan menyoroti mulai turunnya presipitasi di sejumlah wilayah Indonesia. “Sekarang sudah mulai hujan. Jakarta tadi malam hujan. Kemudian Sulawesi hujan, Maluku Ambon hujan,” tuturnya.

Langkah antisipasi krisis pangan ini selaras dengan komitmen penuh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk mewujudkan swasembada pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Pencapaian ketahanan pangan ini didukung kuat oleh Jawa Timur yang senantiasa memegang peranan vital sebagai lumbung pangan utama penyuplai kebutuhan nasional.

“Luar biasa Jawa Timur berkembang dengan pesat khususnya sektor pertanian nomor satu produksi padi. Ayam, telur juga nomor satu,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.