Sedekah Bumi, Cak Ji Dukung Warga Krukah Lama ‘Muliakan’ Punden Mbah Puguh
SR, Surabaya – Warga RW IX Krukah Lama Surabaya menggelar sedekah bumi di sela peringatan HUT ke 79 RI, Sabtu (17/8/2024). Sedekah Bumi ini dilaksanakan setelah 13 tahun vakum.
Kegiatan Sedekah Bumi kian semarak ketika Wakil Wali Kota Surabaya Armudji hadir di tengah-tengah warga.
Armudji mengaku baru tahu di tengah kampung Krukah Lama ada punden berupa makam tokoh atau sesepuh yang ‘babat alas’ wilayah Krukah.
“Biasanya sedekah bumi itu dilakukan di tempat yang ada pundennya atau makam leluhur. Saya baru tahu di sini, di RW IX ada punden Mbah Puguh, padahal saya tinggal di RW IV di sana gak ada punden,” kata pejabat yang akrab disapa Cak Ji itu.
Mantan Ketua DPRD Kota Surabaya itu mengaku salut dan memuji warga Krukah Lama yang tetap merawat punden sebagai tetenger (penanda) dan menyatakan dukungannya atas giat Sedekah Bumi yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Kemerdekaan RI.
Sementara itu Ketua RT 4 RW IX Krukah Lama, Mukti Purbowo mengatakan di Kampung Krukah Lama terdapat tiga punden yang merupakan leluhur yang membuka areal tersebut. Tiga punden itu adalah Mbah Puguh, Mbah Syarief, dan Mbah Sapu Jagad.
“Ketiganya memiliki kisah dan keunikan tersendiri, namun yang banyak dikenal adalah Mbah puguh yang dikebumikan pada tahun 1975 lalu. Jadi, orang tua kami masih mengenal dan berinteraksi dengan Mbah Puguh,” Mukti Purbowo yang juga Ketua Pelaksana Sedekah Bumi Krukah Lama.
Meski sempat terkadi kendala, namun ia bersyukur kegiatan bisa berjalan lancar dan mengobati rindu warga. Pria yang akrab disapa Bowo itu mengungkapkan kampung Krukah Lama terakhir kali melaksanakan sedekah bumi 13 tahun lalu.

Dalam acara itu, Cak Ji berkenan memotong tumpeng, lalu memetik aneka hasil bumi di gunungan untuk disatukan dengan ubo rampe yang akan dibawa ke makam Mbah Puguh.
Sebelum pemotongan tumpeng, warga RW IX Krukah Lama melakukan kirab budaya keliling kampung sejauh 1,5 kilometer. Kirab budaya diikuti siswa PAUD, ada drum band dari SDN Ngagel Rejo 1, ibu ibu PKK, KSH, perguruan Setia Hati Teratai (PSHT) Surabaya, kelompok budaya Tunggak Jati Nuswantoro, dan masih banyak lagi.
Adapun doa ruwat Krukah Lama dipimpin Ketua Himpunan Penghayat dan Kepercayaan Jatim KRT Sukariyo SPd, dan juga disertai doa yang dilantunkan pemuka agama RW IX.
Kirab budaya berakhir di lapangan futsal Krukah Lama. Dan seluruh peserta kirab mengikuti acara penurunan bendera merah putih, tepat pukul 17.15 WIB. Sementara pengibaran bendera merah putih dilaksanakan di tempat yang sama pada pukul 07.00 WIB.
Usai menjalani kirab budaya, upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih, serta sedeka%h bumi ke makam punden Mbah Puguh, akhirnya rangkaian Sedekah Bumi Krukah Lama Surabaya sampai di puncak acara, yaitu pentas jaranan Mustiko Joyo dilangsungkan di lapangan futsal Jalan Krukah Lama RW IX Surabaya, Sabtu malam. (as/red).
Tags: armudji, Cak Ji, krukah lama, mbah puguh, Punden, Sedekah Bumi, superradio.id, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





