Polisi Selidiki Mendalam Penyebab SPPG Mojokerto Meledak

Rudy Hartono - 15 August 2026
Pengendara melintas sambil melihat kondisi SPPG Mojokerto Puri Medali di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang meledak dan terbakar pada Kamis (13/8/2026).(net)

SR, Mojokerto – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, dihentikan sementara setelah ledakan dan kebakaran terjadi pada Kamis (13/8/2026) malam.

Penghentian operasional tersebut berdampak terhadap sekitar 3.600 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya mendapat distribusi makanan dari SPPG tersebut.

Pada Jumat (14/8/2026), distribusi MBG dari dapur itu tidak dilakukan. Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Mojokerto Faulina Nur Fadhilah mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya terkait operasional SPPG.

Kepala SPPG Mojokerto Puri Medali Geroldy Larungkono mengatakan, dapur tersebut selama ini menyediakan makanan MBG untuk sekitar 3.600 penerima manfaat yang tersebar di sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Desa Medali dan sekitarnya.

Geroldy membenarkan terdapat lima orang yang terluka dalam ledakan dan kebakaran yang terjadi pada Kamis malam. Saat kejadian, terdapat teknisi yang sedang melakukan perbaikan pada tabung gas di dapur SPPG.

Mereka mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan sekitar 40 hingga 90 persen. Salah satu teknisi yang mengalami luka bakar sekitar 90 persen telah dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Dia menyerahkan penyelidikan penyebab ledakan kepada pihak berwenang. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi juga akan diperiksa untuk membantu mengungkap kronologi kejadian.

Sementara itu area di sekitar dapur masih dipasangi garis polisi. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan. Bagian atap tampak porak-poranda dan sebagian ambruk. Pecahan plafon juga terlihat berserakan di jalan di samping SPPG.

Terpisah, Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata menyatakan akan menggunakan pendekatan scientific crime investigation dalam menyelidiki kasus meledaknya SPPG ini.

”Untuk mencari fakta sebenarnya, kami sudah menerjunkan tim untuk menyelidiki menggunakan pendekatan scientific crime investigation. Kita tunggu nanti dari tim seperti apa hasilnya penyebabnya,” janjinya.

Meski begitu, Kapolres mengungkapkan, informasi awal yang diterima bahwa terjadinya ledakan dan kebakaran di SPPG Mojokerto Puri Medali, diduga sumber ledakan yang menimbulkan kebakaran itu berasal dari masalah gas.  (*/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.