Banteng Jatim Tekuk Maluku 2-0: Jaga Asa Juara Soekarno Cup 2026

Rudy Hartono - 16 August 2026
Seluruh pemain hingga ofisial Banteng Jatim merayakan kemenangan 2-0 lawan Maluku di Penyisihan Grup A Soekarno Cup 2026, Sabtu (15/8/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Banteng Jatim berhasil mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas tim Maluku dalam babak penyisihan grup A Soekarno Cup 2026 di Gelora 10 November Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Hasil ini menjadi bukti kebangkitan tim asal Jawa Timur tersebut setelah sebelumnya sempat meraih hasil imbang di laga terdahulu.

Dominasi Banteng Jatim sudah terlihat sejak awal laga, di mana mereka berhasil membuka keunggulan 1-0 pada menit ke-16 babak pertama.

Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga turun minum, sebelum akhirnya mereka menggandakan skor di babak kedua untuk memastikan kemenangan mutlak yang disambut sorak riuh suporter dan ofisial.

Pelatih Banteng Jatim, Hendra Setiawan, mengaku sangat puas dengan perkembangan anak asuhnya, terutama dari sisi psikologis pemain di lapangan. Ia melihat ada kemajuan signifikan dalam cara para pemain menguasai bola dan memainkan ritme pertandingan sesuai ciri khas tim.

“Terutama mentalnya anak-anak sudah mulai pulih terus-menerus meningkat. Hari ini, dari hari ke hari anak-anak ada progres untuk mentalitas. Sekarang anak-anak mulai berani megang bola, berani memainkan dengan ciri khas kita,” ujar Coach Hendra usai pertandingan.

Para pesepakbola Banteng Jatim berlaga sengit lawan Banteng Maluku di Penyisihan Grup A Soekarno Cup 2026, Sabtu (15/8/2026). Pertandingan berakhir 2-0 untuk kemenangan Banteng Jatim  (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Meskipun menang meyakinkan, Hendra tetap memberikan catatan evaluasi bagi timnya agar bisa tampil lebih maksimal. Menurutnya, faktor ketenangan dan kenyamanan bermain sangat berpengaruh terhadap kualitas permainan kolektif tim di atas lapangan.

Kemenangan ini pun, lanjutnya, memperkuat ambisi Banteng Jatim untuk kembali memboyong gelar juara Soekarno Cup. “Kalau evaluasi mungkin anak-anak lebih tenang lagi, lebih enjoy lagi, lebih dinikmatin saja. Kalau kita lebih enjoy, insyaallah permainan akan muncul lebih jauh, lebih baik lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Banteng Maluku, Halid Latuamury, mengakui keunggulan lawan dan menyoroti kelemahan fatal di lini pertahanan timnya. Menurutnya, dua gol yang bersarang ke gawang Maluku terjadi akibat masalah koordinasi yang tidak berjalan semestinya.

“Dua gol tadi itu kesalahan komunikasi antara pemain belakang dan kiper, jadi murni karena kesalahan pemain,” ungkapnya.

Halid juga menyampaikan bahwa minimnya waktu persiapan menjadi salah satu faktor kendala bagi tim Maluku untuk bersaing secara maksimal dalam turnamen kali ini. Kekalahan ini membuat Maluku harus tersingkir dan fokus pada perbaikan jangka panjang.

“Ke depannya kita akan evaluasi lagi untuk mengikuti tahun 2027, karena jalannya juga terdesak ya, terlalu cepat persiapannya enggak terlalu maksimal. Harapan nanti kita lebih maksimal lagi untuk persiapan,” pungkas Halid. (hk/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.