Sebanyak 4.312 Personel Amankan PSBB Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

Yovie Wicaksono - 27 April 2020
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Irsyansyah, saat di Mapolda Jatim. Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik akan dilaksanakan mulai Selasa (28/4/2020) besok mulai pukul 00.00 WIB hingga 11 Mei 2020. Total sebanyak 4.312 personel gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP akan ikut mengamankan.

“Totalnya dari tiga wilayah ini ada TNI dan Polri ada 4.312. (Rinciannya) dari TNI 1.100, dari Polri 1.065 terus dari satpol PP hampir 3.000-an. Totalnya 4.312,” kata Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan, Senin (27/4/2020).

Ia menjelaskan, para personel ini bertugas untuk menjaga keamanan selama PSBB. Selain itu, ada pula personel yang bertugas di dapur umum hingga petugas yang melakukan patroli dan penyuluhan pada masyarakat. 

“Ini cukup banyak, belum lagi (petugas yang di) dapur-dapur umum yang akan didirikan, belum nanti patroli penyuluhan dan patroli berskala besar. Jadi ini ada dua operasi, operasi ini berjalan jadi terkait PSBB,” imbuhnya.

Sedangkan untuk dapur umum, Luki menyebut ada 21 dapur umum yang sudah terdaftar. Nantinya, ada juga tiga dapur umum dari Pemprov Jatim yang berada di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. 

“Jumlah dapur umum totalnya untuk wilayah Sidoarjo saja itu ada di hampir setiap kecamatan, di Gresik juga ada setiap Kecamatan. Ada totalnya yang sudah terdaftar hampir 21 dan provinsi akan mendirikan dapur umum juga di tiga tempat di Gresik, Sidoarjo dan Surabaya,” papar Luki. 

Sementara untuk personel yang bertugas di dapur umum, nantinya akan dikerahkan untuk mengantarkan makanan door to door pada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini pemberian dapur umum itu akan diantar door to door. Kita sudah punya nama-namanya dan kita akan tugaskan Bhabinkamtibmas, Babinsa, kecamatan, lurah mungkin kita upayakan pada masyarakat di daerah itu ada relawan-relawan. Makanya lebih banyak tinggal di rumah saja nanti kita akan datang,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.