Hari Buruh, PDIP Surabaya Bagikan Ratusan “MBG” pada Ojol Perempuan
SR Surabaya – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, membagikan ratusan bingkisan yang disebut Membagi Bingkisan Gratis (MBG) kepada para pengemudi ojek online (ojol) wanita dalam peringatan Hari Buruh atau May Day pada Jumat (1/5/2026).
Acara yang diinisiasi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Surabaya dengan membagikan 250 sembako kepada para ojol wanita yang menjadi tulang punggung bagi keluarga mereka. “Mereka bergerak untuk mencari pekerjaan di situ (sebagai ojol). Ya, kita ada sedikit bagi-bagi untuk sembako untuk mereka, Membagi Bingkisan Gratis (MBG),” kata Cak Ji sapaan akrab Armuji, di Kantor DPC PDI-P, Surabaya, Jumat.
Kegiatan tersebut juga dilatar belakangi Surabaya sebagai kota metropolitan dan industri, di mana ribuan buruh bertumbuh demi mencari rezeki. “Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan suatu manfaat di mana buruh-buruh ini kita berikan suatu BPJS kesehatan karena mereka rentan, termasuk golongan R2 (honorer lama),” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka ruang untuk menerima aduan-aduan dari buruh di setiap kantor PDI-PDI Surabaya. “Kita stand by, ada anggota-anggota fraksi, di mana kalau ada aduan segera direspons karena kita di semua komisi juga ada anggota kita. Kalau ada kesulitannya lebih parah lagi, saya yang langsung turun ke lapangan,” katanya.
Dia berharap, tidak hanya kesejahteraan buruh yang dijamin, tetapi juga jaminan keamanan buruh terhadap PHK yang sering dilakukan sepihak. “Tapi untuk bisa mereka itu safety dengan tuntutan-tuntutan yang mungkin mereka ada izin cuti seperti cuti hamil maupun cuti-cuti kesehatan dan lainnya, itu perusahaan jangan sampai mempersulitlah masalah-masalah itu,” ujar Cak Ji.
Selain itu, menurut Cak Ji, ada pembayaran gaji buruh yang harus dilakukan secara on time dan sesuai dengan kontrak yang disepakati. “Kalau ada laporan perusahaan yang tidak bayar UMK, itu kan ada dua kemungkinan. Perusahaannya mungkin mau bangkrut atau perusahaannya memang nakal,” kata Cak Ji. “Kalau perusahaan memang nakal dan sengaja dilanggar, ya kita akan tidak lanjut sama dinas tenaga kerja,” pungkasnya. (*/red)
Tags: Armuji, ojol perempuan, pdip, superradio.id, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





