Wali Kota Eri Gandeng CSR Renovasi Besar-besaran Percantik Wajah KBS

Rudy Hartono - 2 May 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Dirut Operasional Kebun Binatang Surabaya, Nurika saat ditemui usai acara, Rabu (29/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya mempercepat langkah transformasi Kebun Binatang Surabaya (KBS) agar tampil lebih modern, kompetitif, dan menggaet lebih banyak pengunjung.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menargetkan renovasi besar pada area pintu masuk dan fasad KBS dapat rampung sepenuhnya pada tahun ini.

“InsyaAllah di tahun ini kita selesaikan karena pergerakan KBS ini sangat luar biasa, sehingga kita harus bisa melakukan pengembangan sehingga bisa menarik orang untuk datang ke KBS,” ucapnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menyebut, fokus utama renovasi terletak pada perubahan estetika di titik pintu masuk yang menghubungkan KBS dengan ikon Patung Suroboyo serta Tunnel Joyoboyo. Penataan dinding di sepanjang jalur masuk tersebut dirancang sedemikian rupa untuk menciptakan daya tarik visual yang kuat bagi masyarakat.

Salah satu inovasi yang paling menonjol, lanjutnya, adalah konsep fasad transparan. Eri mengungkapkan bahwa orang-orang yang berada di dalam terowongan (tunnel), meskipun tidak masuk ke area kebun binatang, tetap bisa melihat gambaran suasana di dalam KBS.

Langkah ini diharapkan dapat memicu rasa penasaran dan menarik lebih banyak pengunjung. “Nanti ada perubahan di titik itu juga di sepanjang dindingnya, sehingga orang akan tertarik untuk datang ke KBS. Orang yang masuk ke tunnel tapi tidak sampai masuk ke kebun binatang bisa melihat apa yang ada di dalam kebun binatang,” ujarnya.

Menariknya, pembangunan fasilitas baru ini tidak sepenuhnya mengandalkan dana APBD. Pihaknya memilih jalur kolaborasi dengan pihak ketiga melalui program CSR. Dimana pemerintah akan memberikan hak istimewa atau privilege tertentu bagi pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan inovasi tersebut.

Salah satu spot foto Kebun Binatang Surabaya yang banyak di unggah pengunjung. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Strategi ini diambil mengingat pergerakan pengunjung di KBS yang sangat luar biasa, sehingga pengembangan infrastruktur perlu segera dilakukan tanpa harus terhambat oleh keterbatasan anggaran daerah.

“Anggaran masih dihitung teman teman KBS. InsyaAllah kita juga melibatkan pihak ketiga yang bisa CSR, jadi kita berikan apa, privilege apa gitu, karena kita harus bisa memberikan inovasi,” sebutnya.

Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti menambahkan, bahwa koordinasi dengan pihak pemerintah kota telah berjalan matang dan siap direalisasikan.

“Secara look, tampilan KBS akan disesuaikan dengan perkembangan terkini sehingga paling tidak menjadi kompetitif dengan lembaga konservasi lainnya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, penataan area di dalam KBS akan dilakukan secara bertahap mengikuti progres renovasi di area depan ini. “Untuk anggaran masih dalam tahap perhitungan dari tim perencana. Nanti secara looknya disesuaikan dengan perkembangan terkini jadi paling tidak, menjadi kompetitif dengan lembaga konservatif lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Iman Krestian turut membeberkan salah satu alasan renovasi dilakukan guna merapikan tampilan luar ikon wisata Surabaya itu.

Sehingga di desain baru, akan diubah supaya lebih terbuka. “Kemarin kan ada pos polisi biasanya di depan itu, sudah kita minta untuk geser. Ini nanti area taman akan menyatu dengan area gerbang utamanya KBS ini,” jelasnya, Jumat (24/4/2026).

Renovasi minor lewat penataan taman untuk menciptakan ruang terbuka itu, nantinya akan dilakukan dengan menggandeng investor.

“Lebih ke merapikan aja desainnya. depan sama pintu masuk di dua titik. Untuk area depan nanti akan kita rapikan depannya fasadnya (bagian eksterior) akan kita sesuaikan nanti. Jadi area patung dengan area KBS nanti akan menyatu. Dibuka tapi khusus untuk pedestrian jadi kendaraan enggak boleh lewat,” terangnya. (hk/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.