Armuji: Petugas Lembur 24 Jam Hentikan Pipa PDAM Bocor di MERR Surabaya

Rudy Hartono - 1 May 2026
Wakil walikota Surabaya, Armuji mengunjungi lokasi kebocoran pipa PDAM di sekitar jembatan MERR yang sudah rampung di perbaiki, Kamis (30/4/2026). (net)

SR, Surabaya — Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau lokasi kebocoran pipa PDAM di kawasan Jembatan MERR yang telah rampung diperbaiki, Kamis (30/4/2026). Kebocoran tersebut sebelumnya terjadi pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 12.44 WIB.

“Pagi hari ini sudah selesai semua ya, PDAM dan BPBD kemarin sudah lembur 24 jam dan sekarang cuma tinggal sedikit tetesan air,” kata Armuji.

Armuji mengatakan, perbaikan dilakukan secara intensif oleh petugas PDAM bersama BPBD Surabaya sejak kebocoran terjadi.  Ia juga sempat meninjau lokasi pada Rabu malam saat pipa masih mengalami kebocoran.

Saat itu, ia mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi.

Penyebab Kebocoran

Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surabaya, Luis Andilun Gatu, menjelaskan pipa yang bocor berdiameter 1.000 mm dan telah berusia sekitar 36 tahun. Menurut dia, kebocoran terjadi akibat penurunan tanah di sekitar sungai di kawasan Jembatan MERR.

Petugas berjibaku untuk menutup semburan pipa PDAM di kawasan MERR, Surabaya pada Rabu (29/4/2026) siang.

“Terjadi perbedaan elevasi tanah sehingga struktur pipa berubah dan sambungan lasnya mengalami kebocoran,” ujar Luis.

Penurunan tanah tersebut menyebabkan posisi pipa tidak lagi lurus sehingga sambungan mengalami tekanan dan memicu kebocoran.

Kebocoran sempat berdampak pada distribusi air di sejumlah wilayah Surabaya, terutama bagian utara seperti Bulak Banteng, Kenjeran, dan Rungkut. “Debit air kemungkinan mengecil karena pompa kami kurangi, tetapi kami upayakan layanan tetap berjalan,” kata Luis.

PDAM juga membuka layanan pengaduan bagi warga yang terdampak. Warga yang tidak mendapatkan aliran air dapat melapor melalui aplikasi atau layanan WhatsApp PDAM untuk mendapatkan bantuan suplai air tangki secara gratis. (*/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.