Puan: Seni dan Budaya, Faktor Penting dalam Membentuk Kepribadian Bangsa

Yovie Wicaksono - 2 March 2021
Puan Maharani saat disambut dengan musik lesung yang dimainkan oleh sejumlah perempuan sepuh. Foto : (Istimewa)

SR, Banyuwangi – Di sela kunjungan kerjanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi Sanggar Genjah Arum di kawasan Desa Wisata Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Senin (1/3/2021) malam.

Kedatangan ketua DPR RI perempuan pertama itu disambut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang didampingi mantan bupati Abdullah Azwar Anas.

Tiba di lokasi, Puan langsung disambut dengan musik lesung yang dimainkan oleh sejumlah perempuan sepuh. Ia juga menyaksikan dua tarian tradisional suku Osing yakni Tari Gandrung dan Tari Jaran Goyang.

Puan pun menyampaikan apresiasinya kepada seniman Osing dan Banyuwangi yang terus berkarya di tengah pandemi Covid 19.

“Tentu harus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujar mantan menteri koordinator termuda ini.

Puan juga meminta agar pemerintah terus memperhatikan nasib pelaku budaya dan pariwisata dari dampak pandemi Covid-19. Hal tersebut lantaran seni dan budaya, dinilainya menjadi faktor penting dalam membentuk kepribadian bangsa.

“Seni dan budaya merupakan salah satu pilar di dalam membangun kepribadian bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, memperkuat kearifan lokal sebagai falsafah nilai dalam hidup berbangsa dan bernegara,” kata Puan.

Menurut Puan, masyarakat Osing dengan sistem sosial dan budayanya menyimpan banyak kearifan lokal yang bisa menjadi pembelajaran bagi generasi sekarang.

“Kita harus merawat budaya lokal warisan leluhur,” tegasnya.

Puan juga berharap, pelestarian  seni dan budaya suku Osing juga berdampak bagi perekonomian berbasis budaya masyarakat.

“Budaya adalah energi pariwisata. Jadikan ini sebagai modal untuk menarik wisatawan asing datang ke Banyuwangi sehingga bisa menggerakan perekonomian warga setempat,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.