Daftar Tunggu Haji Sidoarjo Tembus 85.164 Orang, Terbanyak di Jatim

Rudy Hartono - 7 May 2026
Bupati Sidoarjo Subandi saat melepas rombongan Calon Jamaah Haji (CJH) Sidoarjo Kloter 57, 58 dan Kloter 59 di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (6/5/2026).

SR, Sidoarjo – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mencatat jumlah jemaah dalam daftar tunggu atau waiting list mencapai 85.164 orang per 4 Mei 2026. Angka ini menempatkan Sidoarjo sebagai wilayah dengan antrean calon jemaah haji terbanyak di Jawa Timur.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menjelaskan bahwa durasi ini bersifat merata karena mengikuti kebijakan sistem pembagian kuota nasional terbaru.

Kondisi tersebut berdampak pada durasi masa tunggu yang kini menyentuh angka 29 tahun bagi warga yang baru mendaftar. “Estimasi sekarang merata secara nasional, semua provinsi sama, 29 tahun. Sejak Kementerian Haji dan Umrah menggunakan basis pembagi melalui waiting list, wilayah dengan jemaah banyak akan mendapatkan kuota besar juga,” ujar Eliana, Selasa (5/5/2026).

Eliana memaparkan bahwa proporsionalitas kuota sangat bergantung pada jumlah pendaftar di suatu daerah. Sistem ini bertujuan menciptakan pemerataan masa tunggu di seluruh Indonesia. “Artinya kalau waiting list-nya banyak, ya kuotanya dapat banyak. Kalau sedikit, ya sedikit kuotanya. Akhirnya waiting list-nya merata semua secara nasional di angka 29 tahun,” ucapnya.

Terkait prosedur keberangkatan, otoritas haji menerapkan dua tahap pelunasan biaya. Tahap pertama difokuskan bagi jemaah berdasarkan urutan porsi pendaftaran serta jemaah lanjut usia (lansia) yang masuk dalam kriteria sistem.

“Tahap satu diperuntukkan bagi urut porsi; siapa yang daftar duluan, dia berangkat duluan. Kemudian ada prioritas lansia yang dijaring oleh sistem berdasarkan usia tertua dan masa tunggu terlama,” katanya.

Sistem menjaring jemaah berusia 65 tahun ke atas untuk masuk ke dalam kategori prioritas. Namun, untuk wilayah Jawa Timur, persaingan di kelompok usia ini sangat ketat karena besarnya volume pendaftar lansia. “Perlu diketahui, untuk Jawa Timur ini prioritas lansia termudanya itu masih di kisaran usia 85 tahun. Artinya jemaah lansia di Jawa Timur ini sangat banyak,” tuturnya.

Eliana tidak menolak tentang adanya keluhan dari jemaah yang membandingkan masa tunggu antara satu daerah dengan daerah lainnya. Yang mana, di beberapa wilayah lain, jemaah berusia di bawah 80 tahun terkadang sudah masuk dalam kuota keberangkatan.

“Kalau di provinsi lain lansianya tidak banyak, otomatis hasil seleksinya beda dengan yang di Jawa Timur. Kita ini waiting list-nya terbanyak se Jatim, bahkan nasional, kalau di Sidoarjo per tanggal 4 Mei, tercatat ada total 85.164 orang,” pungkas Eliana. (*red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.