Embarkasi Surabaya Telah Berangkatkan 47 Kloter dengan Tepat Waktu

Rudy Hartono - 6 May 2026
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya untuk musim haji 2026/1447 H adalah Moh. As'adul Anam saat di wawancarai. (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Operasional pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya telah memasuki hari ke-14 dengan capaian yang signifikan, yakni memberangkatkan 17.835 jemaah atau sekitar 40 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini. Hingga saat ini, sebanyak 47 kelompok terbang (kloter) telah bertolak menuju Tanah Suci dengan catatan On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu penerbangan mencapai 100 persen.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa kelancaran proses ini merupakan hasil koordinasi solid lintas sektor, mulai dari unsur keamanan, imigrasi, hingga kesehatan.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Mekanisme mutasi juga berjalan efektif sehingga mampu menekan jumlah kursi kosong,” ujar Anam memberikan keterangan resminya.

Selain ketepatan waktu, PPIH juga melaporkan keberhasilan edukasi kepada jemaah terkait barang bawaan, di mana temuan barang terlarang di koper jemaah kini sangat minim dibandingkan awal pemberangkatan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman jemaah terhadap aturan penerbangan semakin meningkat berkat proses manasik yang intensif.

Untuk menunjang kenyamanan, pihak asrama juga menyediakan fasilitas penggantian koper jika ditemukan kerusakan saat jemaah tiba di Embarkasi.

“Koper rusak kita layani dan kita di sini juga ada stok terkait dengan itu. Kita siapkan ada 21 koper di asrama dan di gudang masih ada 450 yang disiapkan,” jelas Anam terkait kesiapan logistik untuk jemaah.

Terkait kondisi jemaah yang sudah berada di Makkah, Anam memastikan bahwa hingga saat ini laporan mengenai koper yang terpisah atau tertukar sangat minim berkat penggunaan sistem satu mitra kerja. Koordinasi di Tanah Suci terus dipantau untuk memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang tanpa kendala logistik yang berarti.

Mengingat cuaca di Arab Saudi yang sangat terik mencapai 45 derajat Celcius, Anam berpesan agar jemaah disiplin menjaga kesehatan dengan rutin minum air tanpa menunggu haus.

“Harapan kami tetap jemaah mematuhi aturan mengikuti anjuran petugas, tetap memakai masker, dan mengonsumsi air setiap waktu karena cuaca di sana kering sehingga penguapan tubuh tidak terasa,” tambahnya .

Hingga saat ini, tercatat masih ada 11 jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji karena alasan kesehatan dan sedang dalam pemantauan medis . PPIH Embarkasi Surabaya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh jemaah hingga kloter terakhir diberangkatkan. (js/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.