Presiden dan Zulkifli Hasan Bahas Tantangan dan Visi Bangsa

Yovie Wicaksono - 15 October 2019
Presiden Joko Widodo bersama Ketua MPR periode 2014-2019 Zulkifli Hasan di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (14/10/2019). Foto : (Biro Pers Presiden)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Ketua MPR periode 2014-2019 Zulkifli Hasan di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (14/10/2019). 

Sama halnya ketika bertemu dengan Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden juga membicarakan soal tantangan Indonesia ke depan, utamanya mengenai melambatnya perekonomian global.

Menurut Presiden, hal-hal seperti itu harus dibicarakan bersama antara berbagai pihak untuk dapat mempertemukan pandangan dan visi yang sama dalam menghadapi tantangan-tantangan itu.

“Tantangan eksternal ekonomi karena perlambatan ekonomi semua negara sudah merasakan. Hal-hal seperti itu perlu dibicarakan dengan ketua-ketua partai sehingga kita memiliki visi yang sama bagaimana menghadapinya dan tahu apa yang harus kita kerjakan,” kata Presiden.

Di samping itu, Kepala Negara juga sempat menanyakan kepada mantan Ketua MPR tersebut mengenai amandemen terbatas UUD 1945. MPR periode 2014-2019 sebelumnya memang merekomendasikan amandemen secara terbatas terhadap UUD 1945.

“Saya tadi bertanya mengenai amandemen karena beliau kan mantan Ketua MPR sehingga yang sudah dipersiapkan kajian yang lalu seperti apa, yang akan datang ini akan kira-kira seperti apa,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Zulkifli Hasan yang datang dengan mengenakan batik berwarna cokelat menegaskan, substansi amandemen tersebut tidak bersifat teknis, melainkan filosofis dan ideologis.

“Jadi, amandemen yang sangat terbatas. Sifatnya itu filosofis dan ideologis yang menggambarkan visi Indonesia sampai 100 tahun nanti kayak apa,” tuturnya.

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, juga mengatakan pihaknya siap untuk bersama dengan pemerintah menyukseskan pemerintahan mendatang. Ia juga mendoakan agar Presiden Joko Widodo sukses dalam upayanya membangun Indonesia yang lebih sejahtera.

“Untuk Indonesia, untuk merah putih, pemerintah mesti sukses. Tujuan kita semua ini kan agar rakyat itu sejahtera, agar kehidupan kita ini lebih baik lagi, agar demokrasi kita lebih baik lagi. Oleh karena itu, tadi saya menyampaikan kepada Bapak Presiden kita bersama-sama untuk menyukseskan, agar sukses pemerintahan di masa mendatang,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.