Perundungan Terjadi Karena Pembiaran, Bagaimana Cara Memutusnya?
Penanganan Bully

Penanganan bully juga melibatkan banyak pihak. Perlu ketegasan seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah untuk memberantasnya.
Agnes mengatakan, ketegasan pihak sekolah harus dioptimalkan. Sekolah harus bersikap netral dan tidak berpihak ke sisi pembully. Sekolah juga harus menjamin keamanan korban.
“Beri edukasi bahwa bullying itu tidak baik. Edukasi untuk melaporkan jika melihat bully, guru punya peran penting untuk itu, pendidikan karakter di sekolah itu sangat penting,” katanya.
Apalagi posisi terberat di tiap kasus perundungan adalah pada korban. Kekerasan, baik verbal maupun fisik, yang dialami bukan hanya berdampak pada korban melainkan juga keluarga korban.
Agnes menyebut, ketika seseorang mengalami perundungan, ia akan menutup diri dari khalayak luas. Apalagi jika pelakunya orang terdekat. Penanganannya pun sangat hati-hati.
“Jika sudah parah dan menimbulkan trauma itu harus dialihkan ke profesional untuk mengembalikan kondisinya. Perlu waktu, orang tua juga diperlukan untuk membantu korban bangkit,” kata Agnes.
Pun pada keluarga. Ada rasa bersalah yang sangat besar ketika mengetahui anggota keluarganya mengalami perundungan dan tak bisa menolong. Disaat itu, seringkali muncul sikap impulsif yang tak jarang membahayakan dua belah pihak.
Untuk itu perlu pendampingan dan dukungan moral agar tak menyelesaikan masalah dengan ceroboh. “Sangat wajar jika anak menjadi korban maka orang tua akan tidak terima tapi jangan sampai balas dendam. Pilih penyelesaian dengan melapor ke pihak profesional, guru, orang tua pasti akan dilibatkan dalam penanganan,” katanya.
Tampilkan SemuaTags: Cegah bullying, Perundungan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





