Efek Erupsi Anak Krakatau, KAI Daop 8 Tambah Kereta Tujuan Jakarta

Rudy Hartono - 6 September 2026
Kereta eksekutif Gajayana rute Malang - Jakarta.

SR, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan perjalanan kereta api dengan menjalankan 1 Kereta Api (KA) tambahan dari Stasiun Malang serta meningkatkan kapasitas pada 2 perjalanan KA keberangkatan dari Surabaya, pada Minggu (6/9).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons KAI Daop 8 Surabaya terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, sekaligus untuk memberikan pilihan perjalanan dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat terhadap transportasi, khususnya bagi pelanggan yang membutuhkan perjalanan dari wilayah Jawa Timur menuju Jakarta.

KA tambahan yang dioperasikan yakni KA Gajayana tambahan relasi Stasiun Malang–Stasiun Gambir. Adapun keberangkatan KA Gayana Tambahan dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB. Kehadiran perjalanan tambahan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat dari wilayah Malang dan sekitarnya untuk melakukan perjalanan menuju Jakarta menggunakan moda transportasi kereta api.

Selain menjalankan KA tambahan, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan peningkatan kapasitas pada dua perjalanan KA yang berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi, yaitu KA Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dan KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen.

Pada KA Anggrek, kapasitas ditingkatkan dengan menambah satu kereta kelas eksekutif. Semula KA Anggrek membawa 8 kereta kelas eksekutif, dan pada perjalanan Minggu (6/9) ditingkatkan menjadi 9 kereta kelas eksekutif.

Sementara itu, pada KA Gumarang dilakukan penambahan dua kereta kelas ekonomi New Generation. Semula KA Gumarang membawa 4 kereta kelas eksekutif dan 5 kereta ekonomi New Generation, kemudian ditingkatkan menjadi 4 kereta kelas eksekutif dan 7 kereta ekonomi New Generation.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan dan kapasitas tersebut merupakan langkah KAI dalam memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat serta menyesuaikan kapasitas angkutan dengan kebutuhan pelanggan.

“Sebagai bentuk respons terhadap kondisi yang terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan dengan mengoperasikan satu KA tambahan dari Malang serta meningkatkan kapasitas pada dua KA keberangkatan dari Surabaya Pasarturi. Hal ini kami lakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan sekaligus mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api,” ujar Mahendro.

Dengan adanya tambahan perjalanan dan peningkatan kapasitas tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perjalanan menuju Jakarta. KAI berharap langkah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi, khususnya di tengah adanya dampak terhadap mobilitas masyarakat akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Mahendro menambahkan bahwa KAI terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. KAI juga berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan evaluasi terhadap operasional perjalanan kereta api berdasarkan kondisi yang berkembang.

Selain memastikan kelancaran layanan perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau pelanggan untuk memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan selama melakukan perjalanan. Pelanggan disarankan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik yang merupakan dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan pelanggan untuk membantu melindungi saluran pernapasan, terutama apabila kondisi udara di sekitar stasiun maupun perjalanan terdampak abu vulkanik.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI dalam setiap perjalanan. Setiap penyesuaian operasional maupun penambahan kapasitas dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapan operasional. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi serta memberikan informasi kepada masyarakat apabila terdapat perubahan dalam perjalanan kereta api,” tambah Mahendro.

Penambahan kapasitas pada KA Anggrek dan KA Gumarang juga menjadi upaya KAI dalam mengoptimalkan layanan angkutan pelanggan dari Surabaya menuju Jakarta. Dengan kapasitas yang lebih besar, semakin banyak masyarakat yang dapat terakomodasi untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI, serta memperhatikan informasi perjalanan yang disampaikan secara berkala. Pelanggan juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses pemeriksaan dan boarding.

KAI akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Dalam kondisi yang membutuhkan dukungan mobilitas, KAI berkomitmen untuk terus menyesuaikan layanan berdasarkan kebutuhan pelanggan dan kondisi operasional di lapangan.

Melalui pengoperasian KA Gajayana tambahan relasi Malang–Gambir, peningkatan kapasitas KA Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, serta peningkatan kapasitas KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen, KAI Daop 8 Surabaya memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat pada Minggu (6/9/2026).

KAI Daop 8 Surabaya terus hadir memberikan pilihan perjalanan, mengakomodasi kebutuhan masyarakat, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. (*/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.