Nikmati Senja dan Keindahan Lampu Kota di WET Sendi 2

Yovie Wicaksono - 5 November 2020
Spot foto di WET Sendi 2 dengan latar belakang gemerlap lampu kota. Foto : (WETSendi)

SR, Mojokerto – Setelah sukses mengelola wisata Sendi Adventure Pacet atau Wisata Edukasi Terpadu (WET) Sendi 1 yang terkenal menyediakan berbagai spot foto menarik dengan latar belakang Gunung Welirang dan Penanggungan. Kini, Desa Adat Sendi menghadirkan WET Sendi 2.

Tak hanya menyediakan spot foto seperti yang ada di WET Sendi 1, para pengunjung bisa menikmati suasana senja dan gemerlap lampu kota di malam hari dari WET Sendi 2 yang terletak di Desa Adat Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini. Lokasi WET Sendi 2 ini sendiri berada sekira 100 meter di bawah lokasi WET Sendi 1.

“Kalau WET Sendi 1 itu kan konsepnya untuk perkemahan, taman bunga, dan lainnya karena disana view gunung sangat mendukung. Nah di WET Sendi 2 ini konsepnya kita buat pujasera, tempat ngopi, khususnya untuk malam hari yang menyuguhkan view lampu kota,” ujar Koordinator Pengelola WET Sendi, Subur (43).

Omah Glamping (glamour camping) di WET Sendi 2. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Jika ingin bermalam, para pengunjung juga bisa berkemah menggunakan tenda ataupun menyewa Omah Glamping (glamour camping) yang terbuat dari bambu dengan biaya yang cukup terjangkau.

Tak hanya itu, tempat wisata yang memiliki luas sekira 5 hektar ini juga memiliki kebun stroberi, area kelinci, dan sajian live music. Para pengunjung juga bisa mencoba kuliner nasi jagung sambelan khas Pacet Mojokerto.

Dengan dibukanya WET Sendi 2 ini, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Masyarakat setempat yang sudah lulus sekolah, terpaksa putus sekolah, maupun warga yang masih bekerja di dalam hutan untuk mencari kayu maupun tanaman pakis, kita libatkan disini,” kata Subur.

Menariknya lagi, tempat wisata ini merupakan hasil swadaya masyarakat setempat dan sama sekali tidak menggunakan Dana Desa.

“Kita swadaya dari masyarakat mulai pengerjaan sampai pengelolaan. Masyarakat secara gotong royong mulai awal membangun, kemudian nanti kita bagi hasil itu sebagian untuk kas desa, operasional dan pemilik kavlingan ini menjadi pengelolanya,” ujarnya.

Para pengunjung yang sedang berswafoto di WET Sendi 2. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Cuaca yang sejuk, pemandangan yang memanjakan mata, serta suara nyaring tonggeret atau garengpung, dan suasana yang tenang mampu membuat para pengunjung ingin berlama-lama disana.

Hal itulah yang menjadi alasan Hida (19), salah satu pengunjung WET Sendi 2 untuk datang berwisata bersama rekannya.

“Saya tau tempat ini dari internet, karena ada pemandangan gunungnya yang bagus, terus spot fotonya juga banyak akhirnya saya datang kesini dengan teman,” ujar perempuan asal Sidoarjo ini.

WET Sendi 2 sendiri buka 24 jam. Para pengunjung yang datang hanya perlu merogoh kocek 15 ribu per orang. Tak hanya dari Mojokerto, para pengunjung juga mayoritas dari luar kota, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan kota lainnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.