Pelukis Cilik Raynold A Sie Raih Sukses di ArtMoments Jakarta 2026

Rudy Hartono - 10 July 2026
Raynold A Sie, siswa dari Lotus Art Courses. dalam ajang ArtMoments Jakarta

SR, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelukis cilik berbakat, Raynold A Sie, siswa dari Lotus Art Courses. Dalam ajang ArtMoments Jakarta 2026 yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Agora Ballroom, Agora Mall, Jakarta, Raynold membuktikan kapasitasnya sebagai seniman muda yang mampu bersaing di panggung seni rupa kontemporer bergengsi di Indonesia.

Ajang ArtMoments Jakarta 2026 tahun ini diikuti oleh 75 galeri ternama dari Indonesia serta berbagai negara Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Korea Selatan.

Dengan mengusung tema “Offerings”, pameran ini menjadi wadah dialog lintas budaya, di mana seni digunakan sebagai medium utama untuk menyampaikan gagasan serta mempererat hubungan antarmanusia melalui karya kreatif.

Bersaing dengan 75 Galeri Seni Internasional

Di tengah deretan nama besar seniman profesional, Raynold tampil memukau melalui booth Grey Curated. Ia menghadirkan karya utama berjudul “On Land and At Sea”, sebuah lukisan akrilik di atas tiga panel kanvas berukuran 20 x 20 cm. Selain itu, ia juga memamerkan art print berjudul “My Sharks World” dan “The World of Monsters” yang sukses mencuri perhatian para kolektor.

Suasana ramai pengunjung di pameran Art Jakarta 2026 yang sedang menikmati deretan karya seni visual yang sangat beragam di sebuah galeri berplafon industrial.

Saat ditemui di lokasi pameran, Raynold mengungkapkan kebahagiaannya atas pengalaman berharga ini. “Saya sangat senang karya saya bisa dipajang di ArtMoments Jakarta. Saat tahu karya saya terjual, rasanya bangga sekali karena ide yang saya gambar di rumah ternyata disukai oleh orang lain. Ini memotivasi saya untuk terus melukis dan mencoba teknik-teknik baru setiap hari,” ungkap Raynold dengan antusias.

Keikutsertaan Raynold bukan sekadar seremoni, karena karya-karyanya berhasil melewati proses kurasi yang ketat. Fakta bahwa karyanya terjual di pasar seni profesional menjadi bukti nyata bahwa kreativitas anak mampu menembus batasan usia dan mendapatkan apresiasi tinggi dari para kolektor seni dewasa.

Pentingnya Bimbingan Sejak Dini

Keberhasilan ini merupakan buah dari pendampingan konsisten di Lotus Art Courses. Founder Lotus Art Courses, Putu Mahendra, menyatakan kebanggaannya,

“Kami bangga melihat Raynold tampil di ajang internasional. Penjualan karyanya membuktikan bahwa jika anak dibimbing dengan tepat, kreativitas mereka memiliki nilai profesional yang diakui publik. Ini menjadi motivasi kami untuk terus melahirkan talenta muda kreatif Indonesia.”ungkapnya

Partisipasi Raynold di ArtMoments Jakarta 2026 diharapkan dapat menginspirasi anak-anak Indonesia lainnya untuk berani mengekspresikan ide melalui karya seni. Pencapaian ini menegaskan bahwa pembinaan sejak usia dini adalah kunci utama dalam mencetak seniman masa depan yang siap berkiprah di kancah nasional maupun global.(js/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.