Mitos Ular Gaib di Sumber Jiput

Yovie Wicaksono - 27 January 2021
Mata air Sumber Jiput di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Pesantren, Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sejumlah pemuda asyik nongkrong di warung kopi lingkungan konservasi mata air Sumber Jiput di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Pesantren, Kediri. Mereka terlihat nyaman, karena suasana alamnya yang rindang dan dikelilingi banyak pohon berusia ratusan tahun.

Di tempat ini, terdapat dua mata air besar, serta puluhan mata air kecil yang dimanfaatkan oleh warga di dua kelurahan untuk kebutuhan minum dan pengairan sawah. Ada beragam jenis pohon di areal ini, yakni trembesi, ingas, bendo, serta jambu mete dan lainnya.

Dinamakan Sumber Jiput karena jaman dulu warga setempat pernah menutup sumber angin menggunakan aren jimput. Luas area wisata air Sumber Jiput ini sekitar 1,2 hektar.

Sebelum masuk ke dalam lingkungan sumber mata air, Super Radio membaca sebuah plakat terbuat dari besi yang menceritakan asal usul tempat ini. Pada plakat besi tersebut tertulis Sumber Jiput adalah mata air yang disakralkan oleh warga sekitar. Konon Sumber Jiput merupakan sumber dari mata air dan angin.

Dibalik kerindangan pepohonan serta kualitas sumber mata air yang jernih, Sumber Jiput menyimpan ragam cerita mistis. Konon embung yang dibuat di dalam lokasi konservasi tersebut bersemayam hewan gaib sejenis ular berukuran besar.

Menurut Kepala Kantor Kelurahan Rejo Mulyo, Jahroni, sekitar tahun 2018, saat proses pembuatan embung, pekerja proyek mengalami kesulitan saat melakukan pengerukan tanah. Mesin alat berat berupa bego yang didatangkan saat itu mendadak mati. Ketika dilakukan pengecekan, bahan bakar solar yang digunakan berubah wujud menjadi air.

“Waktu itu kan macet, ternyata solarnya berubah menjadi air. Bisa saja wong namanya gaib. Akhirnya kembali dilakukan selamatan (syukuran). Saat mesin bego sudah mulai menyala, mundur ke belakang tidak ada hujan maupun angin, tiba-tiba kejatuhan dari atas pohon mahoni,” katanya.

 

Dari keterangan pinisepuh (tetua, red) setempat, konon di sekitar lokasi sebelum embung dibangun terdapat ular gaib berukuran besar yang tinggal di pohon mangga. Terkadang ular gaib ini muncul dan menampakkan diri dalam wujud putri cantik dengan memakai baju ala kerajaan berwarna hijau.

“Ini kan sumbernya sudah lama, otomatis hal hal yang gaib masih bertempat disini,” ujar Jahroni.

Oleh karena itu, tidak heran jika terkadang ditemui orang yang melakukan aktivitas spiritual terutama pada malam hari.

Apa yang dikatakan Jahroni, dibenarkan Mbah Bonadi. Dikatakan, air di embung ini memiliki khasiat untuk kesehatan. Pernah suatu kali ia menjumpai dua orang sedang mengambil air di embung menggunakan jerigen ukuran 25 liter. Saat ditanya mereka mengaku dari salah satu Ponpes.

“Katanya bisa buat kesehatan, ikut olahraga pencak,” ujarnya.

Pria berusia 56 tahun ini juga pernah mengalami sendiri peristiwa gaib. Saat itu, ketika tidur di rumah temannya yang ada di sekitaran Sumber Jiput. Tempat tidur yang ia pergunakan tiba-tiba bergetar sendiri.

“Awalnya saya kira ada gempa, terus saya lari keluar rumah. Setelah keluar saya melihat ada sosok tinggi besar berkulit gelap, kayaknya genderuwo. Makhluk ini sedang duduk di pohon Aren,” kenangnya.

Meski terselip cerita mistis, selama ini tidak ada pengunjung di lokasi wisata air Sumber Jiput yang diganggu oleh “penunggu” setempat.

Mereka yang datang ke Sumber Jiput pada umumnya merasa nyaman, karena bisa melihat pemandangan pepohonan besar dan sumber mata air. Tidak hanya itu, pengunjung yang datang mengajak putra putrinya bisa memanfaatkan fasilitas arena bermain di tempat ini. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.