Merawat Pertiwi: Manifestasi Ideologi PDI Perjuangan Menjaga Lingkungan di Bulan Ramadan
SR, Surabaya – Bupati Ngawi sekaligus Wakil Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Timur, Ony Anwar Harsono menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai religius dan pelestarian alam dalam kegiatan kajian Ramadan.
Dalam tausiah menjelang buka puasa, Minggu (1/3/2026), mengusung tema “Merawat Pertiwi”, Ony menyampaikan refleksi teologis yang mendalam mengenai hubungan manusia dengan alam dengan merujuk pada ayat suci Al-Qur’an tentang kerusakan di darat dan laut.
Ia menegaskan bahwa bencana alam yang terjadi sering kali merupakan konsekuensi dari ulah tangan manusia sendiri yang abai terhadap keseimbangan lingkungan. Tausiah yang mengusung tema “Merawat Pertiwi” ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk kembali ke jalan yang benar dalam mengelola sumber daya alam.
“Bahwasanya kerusakan di bumi dan di laut ini kesemuanya itu hasil ulah tangan manusia itu sendiri. Allah memberikan bala’ musibah dan bencana itu supaya kita kembali pada jalan yang benar,” ujar Ony Anwar Harsono saat memberikan keterangan dalam kajian tersebut. Ia menambahkan bahwa menjaga bumi adalah salah satu cara agar manusia terhindar dari murka Tuhan yang mewujud dalam bentuk bencana alam.
Lebih jauh Ony mengatakan pesan ramadan itu merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang senantiasa menginstruksikan seluruh kader untuk mencintai dan menjaga bumi. “Setiap kader memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa alam yang dipijak saat ini tetap memberikan manfaat bagi anak cucu kelak,”tandas Ony menirukan amanat Megawati.
Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, Ony memaparkan berbagai aksi konservasi yang dilakukan secara konsisten oleh para kader, seperti penanaman pohon yang intensif di wilayah lereng gunung. Selain itu, fokus pelestarian juga diarahkan pada pembersihan sumber-sumber mata air serta normalisasi sungai untuk menjaga ketersediaan air bersih dan mencegah banjir.
“Komitmen ini menempatkan isu lingkungan sebagai salah satu pilar utama perjuangan partai di tengah tantangan perubahan iklim global. Kegiatan-kegiatan ini dipandang sebagai bentuk ibadah sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menutup pemaparannya Ony berharap momentum Ramadan ini dapat memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman. “Generasi kita, kader-kader PDI Perjuangan, harus konsisten bagaimana bisa merawat bumi ini dengan baik agar senantiasa berkelanjutan bisa dinikmati kemanfaatannya oleh anak cucu kita,” pungkasnya. (js/red)
Tags: Bamusi, ony anwar harsono, ramadan, superradio.id, tausiah
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





