Khofifah Gowes di Banyuwangi Sambil Kampanye Protokol Kesehatan

Yovie Wicaksono - 15 November 2020
Gubernur Jawa Timur melaksanakan gowes dan kampanye tentang Protokol Kesehatan, didampingi oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan sejumlah pejabat di jajaran Pemprov Jatim. Foto : (Super Radio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gowes (bersepeda) di Banyuwangi. Bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Khofifah mengayuh sepeda berkeliling kota Banyuwangi sejauh 9,6 kilometer. Selain bersepeda keliling Banyuwangi, Khofifah juga turut membagi-bagikan ribuan masker kepada masyarakat Banyuwangi, sebagai bentuk Kampanye Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Rombongan bertolak dari Lorong Bambu, Sabtu (15/11/2020). Lorong bambu adalah kawasan ikonik yang berada di kawasan Taman Blambangan Banyuwangi. Turut mendampingi Khofifah, Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Propinsi Jatim Mohammad Yasin dan Kepala OJK Jatim Bambang Mukti Riyadi.

“Saya selalu kangen Banyuwangi, menyenangkan selama berada di Banyuwangi. Harusnya bisa dipake tagline Banyuwangi Ngangeni,” kata Khofifah selepas membagikan ribuan masker di sela-sela gowes.

Secara khusus, Khofifah menyampaikan, gowesnya bersama para petinggi instansi vertikal di Jatim tersebut bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi, sekaligus mengingatkan masyarakat pentingnya disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Ini adalah gowes pemulihan ekonomi. Maka dari itu, kami juga mengajak pejabat di bidang ekonomi dan para pimpinan bank. Ini menjadi suatu kunci keberseiringan antara menggerakkan ekonomi dan mengendalikan penyebaran Covid-19,” kata Khofifah.

Selama gowes, rombongan mengunjungi sejumlah titik. Mulai dari pasar tradisional, gerai UMKM, hingga melakukan talkshow di salah satu stasiun radio swasta di Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.

“Dalam menghadapi situasi sulit ini, sinergi adalah kebutuhan. Kami pun menggandeng seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama memulihkan ekonomi warga jatim,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, untuk pemulihan ekonomi warga, pemerintah pusat maupun Pemprov sudah memberikan berbagai stimulus. Baik BLT, BPNT, Bantuan Subsidi Upah, hingga Banpres-PUM kepada usaha mikro.

Tidak hanya itu, stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit juga bertujuan untuk membantu dan mengurangi dampak Covid-19 yang menjadi beban masyarakat di situasi sulit ini.

“Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Dalam kesempatan itu, diserahkan sejumlah bantuan kepada warga. Antara lain Sertifikat Program Strategis Nasional instansi pemerintah dan lembaga keagamaan sebanyak 12 ribu lebih bidang, BLT Dana Desa, dan BKK pemberdayaan BUMDes masing-masing sebesar Rp. 50 juta.

Khofifah juga menyerahkan bantuan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari sejumlah bank pemerintah. Ada juga bantuan BPUM senilai Rp. 9,6 juta dari Bank Himbara. Bantuan one pesantren one produk untuk 2 kopontren. Hingga sertifikat penjaminan kredit mikro dan bantuan usaha dari Jamkrida senilai Rp. 1,06 miliar, serta banyak bantuan lainnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Azwar Anas mengucapkan terima kasih kepada Khofifah yang terus membantu pembangunan di Banyuwangi.

“Komitmen Ibu Gubernur untuk seluruh kabupaten/kota, termasuk Banyuwangi, sangat total. Beliau keliling Jatim, hadir di tengah warga, mendorong pemulihan ekonomi dan menyemangati rakyat untuk bangkit di masa pandemi. Kehadiran Bu Khofifah sangat berarti bagi Banyuwangi,” kata Anas. (wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.