Cegah Covid-19, Pembagian Paket Sayur Gratis di Kediri Dihentikan Sementara

Yovie Wicaksono - 21 July 2020
Seorang warga sedang mengambil paket sayuran segar plus lauk gratis yang digantung di papan berukuran besar di Kantor Kecamatan Mojoroto di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Bandar Lor, Kamis (11/6/2020). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Pembagian paket sayur gratis untuk warga yang diinisiasi oleh Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, selama berlangsungnya pandemi, terpaksa dihentikan sementara waktu. 

Kepala Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, M Ridwan menjelaskan, hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran Covid-19, mengingat adanya penambahan kasus baru di wilayah setempat.

Ia menambahkan, pihaknya tidak ingin terjadi penularan atau muncul cluster baru dalam kegiatan tersebut.

“Cuma semata-mata karena beberapa hari terakhir ini Kota Kediri, khususnya di wilayah Kecamatan Mojoroto ada penambahan penderita Covid yang signifikan. Jadi ini untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, sementara waktu dihentikan sambil menunggu perkembangan,” ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan, lanjutnya, kegiatan ini akan kembali dilanjutkan jika Kota Kediri memasuki zona hijau.

Penghentian sementara ini tidak hanya di Kantor Kecamatan Mojoroto saja, melainkan diseluruh wilayah kelurahan setempat, sejak Jumat (17/7/2020).

Adapun pembagian sayur gratis ini diberikan dalam bentuk paket. Dimana jumlah paketnya setiap hari tidak menentu, tergantung dari donasi  swadaya para pegawai kantor kecamatan. Terkadang ada juga instansi yang memberikan donasi.

“Kalau tiap hari kita tidak bisa mengukur ya, karena ini kan bantuan dari masyarakat. Jadi kadang-kadang banyak, kadang kecil. Pernah 70 paket sehari, tapi pernah juga sampai hampir 1000 paket,” ujarnya.

Satu paket sayur yang dibagikan, jika dinominalkan antara kisaran Rp 5 ribu hingga 15 ribu. Tidak ada patokan nominal pasti, tergantung hasil donasi swadaya yang terkumpul. 

Biasanya warga yang mengantre untuk mendapatkan paket sayur gratis ini sudah mulai terlihat di kantor kecamatan sejak 05.00 WIB. 

“Paling banyak yang mengantre justru di tingkat  kelurahan, kami pernah mendapatkan informasi itu ada 1300 paket di satu titik, itu murni urunan warga sendiri,” pungkasnya. 

Ia menilai, dengan adanya kegiatan tersebut semangat gotong royong warga terlihat sangat luar bisa untuk membantu sesama di tengah situasi saat ini. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.