Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Rudy Hartono - 20 April 2026
Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wabup Yudha Adji Kusuma meresmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya, Minggu (19/4/2026). (sumber: antara)

SR, Lumajang  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, menyediakan rumah singgah gratis untuk pasien rujukan warga Lumajang yang berobat di Kota Surabaya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma meresmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya, Minggu (19/4/2026).

“Rumah singgah itu kami hadirkan agar warga Lumajang bisa tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman selama berobat di Surabaya,” kata Bupati Indah.

Menurutnya, kehadiran rumah singgah itu merupakan bentuk keberpihakan yang terukur, sehingga pemerintah tidak boleh membiarkan warga menghadapi beban berlapis. “Kami ingin mereka fokus pada proses penyembuhan, tanpa harus memikirkan biaya tambahan,” tuturnya.

Akses layanan kesehatan rujukan tidak lagi berhenti pada persoalan medis semata. Bagi sebagian warga, biaya hidup selama menjalani pengobatan di kota besar kerap menjadi beban yang tak kalah berat.

Pemkab Lumajang menghadirkan rumah singgah gratis tersebut karena kebijakan itu lahir dari kebutuhan riil di lapangan dan tidak sedikit pasien rujukan yang harus menjalani perawatan berhari-hari hingga berminggu-minggu.

Dalam situasi itu, biaya penginapan kerap menjadi penghambat akses layanan kesehatan, sehingga pemerintah daerah mengambil peran untuk memastikan hambatan tersebut tidak lagi menjadi penghalang.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan Graha Lamajang sebagai simbol kehadiran negara yang tidak berjarak karena pelayanan publik harus mampu menjangkau titik-titik paling sensitif dalam kehidupan masyarakat.

“Itu bukan hanya tempat singgah, tetapi wujud konkret pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Negara harus hadir, terutama ketika warganya sedang berjuang untuk sembuh,” katanya.

Tersedia lima kamar dengan kapasitas hingga sepuluh pasien yang dilengkapi ruang bagi keluarga yang mendampingi pasien.

Lokasi Graha Lamajang yang berada sekitar 1 kilometer dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo menjadi nilai tambah strategis.

Kedekatan itu mengurangi waktu tempuh dan biaya transportasi, sekaligus memudahkan mobilitas pasien yang membutuhkan penanganan intensif.

Di tengah meningkatnya arus rujukan ke kota-kota besar, Graha Lamajang menjadi bantalan sosial yang penting dan menjaga agar akses kesehatan tetap inklusif, tidak timpang, dan tidak ditentukan oleh kemampuan ekonomi semata. (*/ant/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.