Mahasiswa Bangkalan Unjuk Rasa Desak DPRD Evaluasi Program MBG
SR, Bangkalan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Bangkalan bersatu menggeruduk kantor DPRD Bangkalan. Massa menuntut DPRD melakukan evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berjalan tidak optimal.
Koordinator aksi, Muhammad Fauzi, mengatakan bahwa pihaknya menilai program tersebut banyak dimanfaatkan oleh sejumlah pihak. Bahkan, menurut Fauzi, pihaknya juga mendapat banyak laporan adanya pemotongan dana dari anggaran tiap ompreng MBG. “Banyak yang dipotong, makanan juga tidak sesuai bahkan beberapa disajikan dalam kondisi basi,” kata Fauzi, Selasa (19/5/2026) dilansir Kompas.com.
Dia mengatakan, pihaknya juga mendapat temuan adanya salah satu dapur MBG yang tidak memberikan gaji kepada para pekerja secara penuh. “Ada satu dapur yang meminta separuh gaji pekerjanya. Jadi dua minggu diberikan dan dua minggu lagi gaji pekerja diminta untuk tidak diambil,” ungkapnya.
Tak hanya itu, hingga kini masih terdapat banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), bahkan beberapa dapur yang memiliki IPAL masih tidak sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN).
Massa juga mendesak DPRD Bangkalan bisa melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap program tersebut. Meski program itu berasal dari pusat namun penerima MBG merupakan masyarakat lokal di Bangkalan. “Kami mendesak DPRD Kabupaten Bangkalan untuk mengevaluasi dan mengawasi program itu termasuk perekrutan tenaga kerja, legalitas dapur, pengelolaan IPAL, dan dugaan pemotongan gaji pekerja,” ujarnya.
Selain masalah MBG, massa juga menuntut beberapa hal di antaranya persoalan infrastruktur jalan, kesehatan, pungli parkir hingga permasalahan sampah. Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan, Dedy Yusuf, tidak memberikan tanggapan saat dihubungi Kompas.com terkait tuntutan evaluasi MBG yang disampaikan para mahasiswa. (*/red)
Tags: bangkalan, Demonstrasi, mahasiswa, makan bergizi gratis, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





