BGN Hentikan Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Rudy Hartono - 11 October 2026
Dokumen pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (sumber: antara)

SR, Bangkalan  – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan pengoperasian sementara 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, akibat sejumlah persoalan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Bangkalan, Bambang Budi Mustika, di Bangkalan, Sabtu, mengatakan persoalan yang menyebabkan penghentian sementara ke 10 SPPG itu, antara lain tentang pemenuhan persyaratan administrasi dan sertifikasi.

“Ada sebanyak 3 SPPG yang terpaksa dihentikan sementara karena belum melakukan pengisian Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional, lalu 1 SPPG karena belum mengantongi sertifikat SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), dan sebanyak 2 SPPG karena terkendala pencairan virtual account,” katanya.

Selain itu, sambung dia, 3 lagi SPPG yang terpaksa dihentikan sementara, karena sedang menjalani renovasi. “Jumlah sebanyak empat SPPG, sehingga total sebanyak 10 SPPG,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, total jumlah SPPG di Kabupaten Bangkalan sebanyak 212, tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan.

Dari jumlah itu, sebanyak 134 di antaranya telah beroperasi, lalu sebanyak 11 dapur segera beroperasi, sedangkan 67 dapur lainnya masih dalam tahap persiapan, dan belum memiliki kepala SPPG.

“Yang 10 dapur yang dihentikan sementara oleh BGN ini termasuk dari 134 yang telah beroperasi. Dengan demikian yang saat ini resmi beroperasi sebanyak 124 dapur MBG,” katanya.

Program MBG di Kabupaten Bangkalan ini menyasar 297.026 penerima manfaat, terdiri atas 240.141 siswa dan 56.885 penerima manfaat dari kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita berusia 0 hingga 5 tahun. (*/ant/red)

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.