Anggis-Meisya-Hira Bisa Buktikan Karier Penyanyi Bisa Dilatih

Rudy Hartono - 8 March 2026
(kiri ke kanan) Maysha Juan, Mesa Hira dan Anggis Devaki saat talkshow di program NGOPI! (Ngobrolin Penyanyi Indonesia) di Super Radio 88.5 FM, Selasa (3/3/2026). (foto: diva/superradio.id)

SR, Surabaya — Di balik gemerlap panggung dan sorotan lampu, tiga penyanyi muda  Indonesia—Pande Putu Damae Anggis Devaki, Maysha Jhuan Khanaya Sirait, dan Meisya Syahirah—menyimpan kisah unik tentang bagaimana garis hidup membawa mereka ke titik kesuksesan yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Ketiganya, yang masing-masing akrab disapa Anggis, Maysha, dan Mesa Hira, memiliki kesamaan perjalanan karier yang tak terduga: berawal dari ketidaksukaan hingga cita-cita yang berseberangan dengan dunia tarik suara.

Maysha kepada Super Radio secara terbuka mengakui bahwa musik bukanlah impian utamanya. Gadis kelahiran Serang-Banten pada Mei 2006 ini semula lebih terobsesi pada bidang akademik dan bercita-cita menjadi ilmuwan atau konsultan IT. Prestasi akademiknya pun tak main-main, ia pernah meraih nilai 100 pada ujian matematika saat duduk di bangku SMP. “Aku memang purely dari awal enggak ingin jadi penyanyi, Kak. Karena dulu enggak terlalu suka nyanyi,” ungkap Maysha mengenai masa lalunya.

Namun impiannya perlahan meredup setelah sang ibu mendorongnya mengikuti berbagai les vokal. Seiring berjalannya waktu, tidak terasa enam tahun Marsya berlatih tarik suara.  Bahkan lebih dari itu penyanyi berusia 19 tahun ini telah merilis enam lagu, termasuk single terbarunya berjudul “Setidaknya“. “Setelah dijalani lama-lama  enjoy juga pas sudah ngerasain karirnya,” seloroh Marsya sambil tersenyum.

Kisah hampir serupa dialami Mesa Hira. Gadis asal Medan yang juga lahir pada Mei 2006 ini sempat ingin mencoba peruntungan bekerja sebagai barista (profesional peracik kopi) atau melamar sebagai bintara polisi. “Mamaku malah menyarankan aku daftar masuk polisi atau melamar PNS  lantaran gaji yang didapat sudah pasti dan ada uang pensiun menjamin hari tua,” kenang Mesa Hira.

Dalam meniti karir di dunia menyanyi, Mesa mengaku sempat merasa trauma lantaran gagal dalam audisi Indonesian Idol musim ke-12. Namun ia memberanikan diri ikut audisi Indonesian Idol ke-13 dan berhasil menunjukkan kemampuannya sehingga menjadi juara ketiga dalam ajang pencarian bakat menyanyi terpopuler di Indonesia. “Tapi untuk sekarang alhamdulillah kesampaian… bekerja di dunia musik,” ungkapnya dengan penuh syukur sembari mempromosikan lagunya, “,” yang dikerjakan bersama Rendy Pandugo di ujung Minggu.

Sementara itu, Pande Putu Damae Anggis Devaki mengawali langkah seninya bukan dari olah vokal, melainkan dari seni tari tradisional Bali. Penyanyi asal Denpasar kelahiran November 2002 ini semula hanya fokus menari hingga sebuah momen di sekolah memaksanya mencoba lomba menyanyi. Walau awalnya ia sempat enggan karena takut pada guru les vokal, Anggis justru berakhir menjadi sangat ambisius dalam mengasah suaranya.

“Satu hari itu aku ada tiga les nyanyi jadi pulang sekolah mamaku nganterin di les pertama kelar les kedua kelar les ketiga gitu,” tutur Anggis mengenai perjuangannya.

Dedikasi wanita berusia 23 tahun ini membuahkan hasil luar biasa; menurut data dari iNews.id, lagunya “Dirimu Yang Dulu” menembus 10 juta streams di Spotify, yang membawanya tampil di papan reklame Times Square, New York. “Aku udah punya satu album berbahasa Bali. 11 lagu itu berbahasa Bali dan itu setiap aku tampil selalu pakai koreo” tambahnya

mengenai rekam jejak karyanya sejak remaja. Kini, ketiganya telah berdiri tegak sebagai musisi profesional yang telah menemukan jalurnya. Dari seorang calon ilmuwan, calon polisi, dan penari Bali, mereka telah bertransformasi menjadi idola baru yang memberikan warna segar bagi industri musik tanah air melalui karya-karya mandiri mereka. Perjalanan Anggis, Maysha, dan Mesa Hira menjadi bukti nyata bahwa meski jalur hidup terkadang berliku, dedikasi dan keberanian untuk menjalani proses akan selalu menemukan muaranya di atas panggung musik Indonesia. (dv/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.