Suhu Udara Surabaya Panas Berlebihan, Masih Kalah Panas dari Kota Madiun

Rudy Hartono - 13 May 2024
Suhu udara kota Madiun dikisaran 23-35 derajad celcius. (foto: BMKG Juanda)

SR, Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mencatat  prakiraan cuaca yang panas berlebihan di Surabaya Raya, yang meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik,dan Bangkalan, Senin (13/5/2024).

Kisaran rata-rata suhu udara Surabaya Raya tercatat antara 26 – 34 derajad celcius dengan puncak panas sekira pukul 12.00 WIB – 14 WIB. Namun pada kenyataannya, data tercatat suhu udara 34 derajad celcius pada tubuh manusia berasa suhu udara 39 derajad celcius, semakin panas.

Hal itu kemungkinan  bisa dipicu oleh intensitas asap knalpot kendaraan bermotor di kota-kota besar ataupun cerobong asap atau mesin mesin yang dipergunakan di kota-kota industri.  Faktor pendukung udara panas lainnya karena rendahnya kecepatan angin di Surabaya Raya berhembus dengan  kecepatan rendah sekitar 10 Km/jam.

Selain Surabaya Raya, suhu yang ekstrem juga terjadi di Kota Madiun. Bahkan mengejutkan, suhu udara terpanas kota Madiun mencapai 35 derajad celcius pada jam yang sama di Surabaya Raya suhunya 34 derajad celcius. Hal ini menjadi fenomena, lantaran tingkat kepadatan lalu lintas dan juga industri di Kota Madiun tidak sebanyak di Surabaya Raya. Hanya saja, BMKG Juanda mencatat angin yang berhembus di Madiun bergerak  perlahan antara 3 – 8 Km/jam.

Sementara cuaca di kota lain di Jawa Timur rata-rata cerah hingga cerah berawan sepanjang pagi hingga sore hari. Suhu udara bervariasi di kisaran 21 – 32 derajad celcius. Sedangkan Kota Batu dan Malang hingga hari ini masih sejuk meski mulai hangat. Suhu udara pada kisaran 17 – 29 derajad celcius, dengan presipitasi rendah 15 persen sehingga peluang hujan ringan kecil terjadi.

Bagi kota-kota yang dilanda cuaca panas berlebihan, BMKG menganjurkan kepada masyarakat untuk mengatasi dengan beberapa alternatif cara:

  • Memperbanyak minum air banyak minum air agar mencegah terjadi dehidrasi tubuh;
  • Menghindari kontak langsung dengan sinar matahari dengan menggunakan pelindung tubuh dan kulit seperti pakai topi atau payung saat di luar ruangan;
  • Menggunakan sunscreen atau tabir surya minimal 30 SPF bagi mereka yang berktivitas di luar rumah. Ini untuk menghindari efek buruk terik matahari yang terlalu panas yang bisa berakibat kulit luka bakar atau sunburn;
  • Mengenakan baju yang berbahan ringan, longgar dan menyerap keringat;

Penting untuk dicatat bahwa prakiraan cuaca dapat berubah, oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya.

Dengan mengetahui prakiraan cuaca ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang mungkin terjadi pada periode tertentu. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.