Armuji Ingatkan Kader Jangan Cari Keuntungan Pribadi

Rudy Hartono - 10 May 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji saat memberi sambutan dalam Musancab, di Grand Empire Surabaya, Minggu (10/5/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memberi peringatan keras kepada seluruh jajaran pengurus Anak Cabang (PAC) dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab), di Grand Empire Surabaya, Minggu (10/5/2026).

Ia menegaskan bahwa menjadi pengurus partai adalah mandat untuk mengabdi, bukan sarana untuk mencari keuntungan pribadi atau memperkaya diri sendiri.

“Saya tidak mau dengar nanti ada pengurus yang ada program PIP mereka menarik uang dari rakyatnya, kalau ada yang seperti itu akan langsung kota evaluasi dan ganti personel nya,” ucapnya dalam Musancab, Minggu (10/5/2026).

Armuji pun menyoroti potensi praktik ilegal yang dapat merusak citra partai di mata masyarakat. Ia menyatakan tidak akan segan-segan langsung mengevaluasi dan mengganti personel jika ditemukan pengurus yang menarik uang dari rakyat melalui program pemerintah, seperti Program Indonesia Pintar (PIP).

Selain itu, ia juga memperingatkan dengan tegas agar tidak ada pihak yang bermain dalam rekrutmen tenaga outsourcing dengan cara meminta imbalan uang.

“Jadi pengurus PAC bukan untuk mencari kehidupan pribadi, bukan untuk mencari kehidupan sendiri,” tegas Armuji dalam arahannya.

Ia menekankan, manfaat dari kekuasaan yang dimiliki PDI Perjuangan harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui aksi nyata turun ke bawah untuk mendengar dan membantu jeritan rakyat.

Armuji optimistis dengan menghapus budaya klik atau “orang-orangan” serta mengedepankan kerja kolektif, PDI Perjuangan Surabaya akan meraih kemenangan total dan memperbaiki perolehan kursi legislatif pada periode mendatang.

Dan sebagai bentuk komitmen terhadap integritas ini, Armuji menyatakan akan melakukan tindakan tegas atau “gas pol” terhadap siapa pun yang menghalangi proses konsolidasi partai.

la bahkan menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya dan mengundurkan diri jika PDI Perjuangan sampai mengalami kekalahan akibat kegagalan dalam menjaga amanat rakyat.

“Kalau ada yang menghalangi konsolidasi itu juga harus dievaluasi. Tak gas pol sama aku, gak main-main,” tandasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.