Sosial Fest ke-14, BRUIN Kenalkan Gaya Hidup Guna Ulang Lewat Water Refill Station
SR, Surabaya – Komunitas Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) mengenalkan gaya hidup guna ulang dengan slogan “Guna Ulang Menjaga Lingkungan dan Aman untuk Kesehatan” di Sosial Fest ke-14 Arek Kepanjen, Malang.
Dalam pameran tersebut, BRUIN membawa 2 both water refill station, beberapa liflet dan x banner yang bertuliskan informasi menarik tentang gaya hidup guna ulang dan manfaat guna ulang bagi lingkungan dan juga kesehatan. Beberapa perlengkapan kemudian di tata dan dipamerkan di dalam tenda ukuran 3 x 3 meter.
“Riset dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI menyebutkan, tanpa penggunaan galon guna ulang, 7 dari 10 konsumen akan beralih pada penggunaan kemasan sekali pakai dan berpotensi meningkatkan timbulan sampah kemasan PSP (plastik sekali pakai) hingga 770.000 ton per tahun dari kemasan galon plastik sekali pakai,” ujar Koordinator BRUIN, Kholid Basyaiban.
Water refill station, kata Kholid, sengaja dipilih untuk mendorong masyarakat beralih ke produk guna ulang dan menjadi solusi penggurangan sampah plastik yang efektif ditengah tren konsumsi plastik sekali pakai yang terus meningkat.
“Air dari galon guna ulang aman untuk dikonsumsi, dengan sayarat dan penerapan mekanisme dalam penggunaan air dalam galon guna ulang seperti tidak mencuci galon dengan detergen, tidak mencuci galon dengan suhu yang panas dan juga menghindarkan galon guna ulang dengan kontak cahaya dan panas matahari secara langsung,” tuturnya.
Selaras, Koordinator dan Juru Kampanye BRUIN Rulli Mustika Adya memaparkan, dari data KLHK tercatat 68,5 juta ton limbah dihasilkan pada tahun 2021 dan 11,6 juta ton adalah sampah plastik, terutama plastik sekali pakai.
Pemerintah, lanjutnya, juga sudah menyusun Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh produsen dan mentargetkan pengurangan sampah sebesar 70 persen pada 2025 melalalui mekanisme regulasi Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah Oleh Produsen.
“Beberapa penelitian tentang kebocoran sampah plastik di sungai–sungai dan kontaminasi mikroplastik di sungai, udara, biota, asi dan feses manusia juga menjadi landasan kami dan tim BRUIN untuk mengkampanyekan gaya hidup guna ulang sebagai langkah taktis mengurangi dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua dan koordinator komunitas AK (Arek Kepanjen) sekaligus penanggung jawab acara Sosial Fest, Cak Mamad turut menyampaikan apresiasinya dan berharap kedepan makin banyak komunitas yang peduli pada lingkungan, terutama di Malang.
“Harapannya apa yang sudah disampaikan BRUIN melalui kampanye guna ulang di acara Sosial fest dapat respon menarik dari pengunjung pameran dan akhirnya dapat menginspirasi banyak orang,” tuturnya. (*/red)
Tags: BRUIN, Gaya Hidup Guna Ulang, Sosial Fest ke-14, Water Refill Station
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.







