Selain Stadion, Pemkot Persiapkan Potensi Surabaya untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Yovie Wicaksono - 16 November 2019
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA telah menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2020 mendatang. Sepuluh stadion pun direkomendasikan untuk menjadi tuan rumah, yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Pekansari (Cibinong), Manahan (Solo), Mandala Krida (Yogyakarta), I Wayan Dipta (Gianyar).

Kemudian, ada Si Jalak Harupat (Bandung), Patriot Candrabaga (Bekasi) Wibawa Mukti (Bekasi), Gelora Sriwijaya (Palembang), serta Gelora Bung Tomo (Surabaya). Dari sepuluh stadion tersebut, nantinya akan dipilih enam sebagai tepat penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah dalam event olahraga bertaraf dunia tersebut.

Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan, pihaknya tidak hanya mempersiapkan stadionnya saja, namun juga mempersiapkan potensi-potensi yang dimiliki Kota Surabaya untuk memeriahkan event tersebut.

“Di sudut-sudut kota juga akan kita berikan banyak atraksi maupun event-event kreasi yang kita kemas untuk menyambut ini, agar para wisatawan yang datang bisa menikmati wisata kota yang bernuansa sejarah,” ujarnya pada Sabtu (16/11/2019).

Agar nuansa kota bola juga terasa, pihaknya akan menggandeng Bonek Mania (pendukung Persebaya) untuk menjadi pemandu wisata para wisatawan yang datang.

Selain itu, tak lengkap rasanya saat menonton pertandingan bola di stadion Surabaya tanpa menikmati lumpia yang dijajakkan oleh pedangang disana. Whisnu mengatakan, hal itu juga tak luput dari perhatian Pemkot Surabaya, dimana pihaknya akan menghidupkan kembali UKM penghasil lumpia maupun makanan ringan yang ada di stadion.

“Kita akan latih mereka agar itu layak untuk dinikmati, khususnya bagi pendatang dari mancanegara maupun dari nusantara sendiri,” katanya.

Persiapan tersebut akan dilangsungkan tahun depan, karena alokasi dana sebesar 100 Miliar dalam APBD 2020 untuk segala persiapan tersebut baru di sahkan pada 10 November 2019.

Whisnu juga mengharapkan partisipasi seluruh elemen masyarakat Surabaya untuk menjadikan Surabaya sebagai salah satu venue terbaik untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

“Yang kita harapkan memang partisipasi masyarakat Surabaya bisa menunjukkan keramahannya sebagai wong Suroboyo untuk menyambut wisatawan yang datang dan bergerak bersama untuk menjadikan Surabaya sebagai salah satu venue terbaik untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20,” tandasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.