Selain KA Angkutan Barang, Seluruh Perjalanan Menuju Jakarta dan Bandung Dibatalkan

Yovie Wicaksono - 23 April 2020
Kereta Api Angkutan Barang. Foto : (Humas PT KAI Daop 8)

SR, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia melakukan penyesuaian operasional perjalanan Kereta Api (KA) penumpangnya, seiring dengan kebijakan pemerintah yang resmi memberlakukan larangan mudik di masa pandemi virus corona, guna menekan penyebarannya.

Di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mulai Jumat (24/4/2020), seluruh keberangkatan KA penumpang dari arah Surabaya / Malang menuju Bandung dan Jakarta  yang berjumlah total 20 KA per hari, dibatalkan operasi perjalanannya. Perjalanan KA tersebut terdiri dari relasi Surabaya/ Malang – Bandung sebanyak 2 KA, relasi Surabaya/Malang –  Bandung – Jakarta sebanyak 4 KA, relasi Surabaya/ Malang – Cirebon – Jakarta sebanyak 14 KA .

Adapun daftar 6 KA jarak jauh yang masih beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya diantaranya adalah KA Probowangi (KA 337/ KA 338) relasi Surabaya Gubeng – Ketapang /PP, KA Maharani (KA 265/ 266) relasi Surabaya Pasar turi – Semarang Poncol/pp, KA Ranggajati (KA 120 – 125) relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember, KA Ranggajati (KA 122 – 119) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon, KA Wijaya Kusuma (KA 124-125) relasai Cilacap – Surabaya Gubeng – Ketapang, dan KA Wijaya Kusuma ( 126 – 123) relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Cilacap.

Sementara untuk perjalanan KA Lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 21 perjalanan KA yang masih beroperasi, sementara 25 perjalanannya dibatalkan.  KA Lokal yang dibatalkan tersebut diantaranya KA Komuter relasi Bangil – Surabaya Kota/pp, KA Komuter Sulam relasi Surabaya Turi – Lamongan/pp, dan KA Jenggala relasi Sidoarjo – Mojokerto/pp.

KA lokal yang masih beroperasi diantaranya KA Penataran relasi Surabaya Kota – Malang – Blitar/pp, KA Dhoho relasi Surabaya Kota – Kertosono – Blitar/pp, KA Lokal Bojonegoro relasi Siodoarjo – Surabaya  Pasar Turi – Babat/pp, dan KA Lokal Kertosono relasi Surabaya Kota – Kertosono/pp.

“Calon penumpang yang sudah memiliki tiket, akan dikembalikan penuh atau 100 persen di luar bea pesan oleh KAI dengan dihubungi oleh Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan panduan lebih lanjut. Selain itu, calon penumpang juga dapat membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access atau datang langsung ke loket stasiun yang sudah ditunjuk,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Kamis (23/4/2020).

Dalam hal ini, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto, Stasiun Sidoarjo, dan Stasiun Bojonegoro telah ditunjuk untuk melayani pembatalan tiket yang dibuka setiap hari (Senin-Minggu), mulai 08.00-16.00 WIB.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai atau melalui transfer.

Sementara pembatalan tiket melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

“Pembatalan perjalanan KA penumpang ini, untuk sementara ditetapkan hingga 30 April 2020, sambil dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan. Jika terdapat perpanjangan waktu pembatalan operasional perjalanan KA maka akan diinformasikan kembali secara resmi,” ujar Suprapto.

Suprapto mengatakan, jumlah pembatalan tiket di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya periode 1 sampai dengan 22 April 2020, yakni sebanyak 30.286 tiket. Sementara Kondisi jumlah rata – rata penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada periode 1 sampai dengan 22 April 2020 berkisar diantara 4.000 – 5.000 penumpang per harinya atau turun 90 persen dari kondisi normal yang berjumlah 40.000 per harinya.

“Sebagai informasi, guna mendukung pasokan logistik dan bahan pangan, Daop 8 Surabaya  tetap menjalankan KA Angkutan Barang secara normal untuk pengangkutan,” imbuhnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.