Rupang Buddha Transparan Terbesar se-Indonesia Hadir di Surabaya
SR, Surabaya – Vesak Festival merupakan perayaan Hari Tri Suci Waisak yang digelar setiap tahun di ruang publik melalui pameran dan pagelaran seni. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan nilai-nilai universal Buddhis kepada masyarakat luas.
Festival ini diselenggarakan di bawah naungan Young Buddhist Association (YBA) of Indonesia, organisasi yang mewadahi generasi muda Buddhis untuk menyebarkan kebajikan tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. YBA berfokus pada pengembangan generasi muda Buddhis dengan semangat welas asih, rasa syukur, dan kehidupan yang penuh kebajikan sesuai ajaran Buddha.
Dalam rangka memperingati 10 tahun perjalanan YBA, Vesak Festival 2026 mengusung tema “Interbeing: Our Happiness, Our Shared Responsibility.” Tema ini mengangkat ajaran paticca samuppāda, yakni bahwa seluruh kehidupan saling terhubung, saling bergantung, dan saling menopang satu sama lain.
Di tengah meningkatnya isu kesehatan mental, tekanan sosial, rasa kesepian, serta gaya hidup individualistis, Vesak Festival 2026 hadir sebagai ruang refleksi, koneksi, dan pemulihan batin. Melalui semangat interbeing, festival ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun hubungan yang lebih sadar dengan diri sendiri, sesama, dan lingkungan.
Untuk menghadirkan konsep tersebut secara lebih mendalam, panitia menyuguhkan berbagai pagelaran seni, diorama, dan pertunjukan kreatif lintas budaya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah “Diorama Buddha Transparan” yang terinspirasi dari Bhumisparsha Mudra, yakni posisi tangan Buddha yang menunjuk ke bumi saat pertapa Gotama menghadapi Mara sebelum mencapai pencerahan sempurna.
Diorama tersebut dibangun menggunakan struktur woven wire mesh berbahan baja tahan karat dengan tinggi 5,6 meter dan lebar 4,6 meter. Karya ini juga meraih rekor MURI sebagai “Diorama Buddha Transparan Terbesar se-Indonesia”.
Ketua Vesak Festival 2026, Clea Alvina mengatakan, tahun ini menjadi kali keempat Vesak Festival memecahkan rekor MURI melalui karya Rupang Buddha yang dihadirkan kepada masyarakat. Menurutnya, pembuatan rupang tersebut tidak memiliki tujuan lain selain memperkenalkan nilai-nilai Buddhisme secara universal kepada masyarakat luas.
“Tujuannya bukan sekadar membuat instalasi seni, tetapi bagaimana nilai-nilai Buddhisme bisa lebih dekat dan diterima semua kalangan,” ujarnya.
Clea menyebut, proses pengerjaan rupang dilakukan oleh seniman asal Bali dan memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. “Dikerjakan oleh seniman asal Bali selama sekitar dua sampai tiga bulan terakhir,” tutupnya.
Selain itu, Vesak Festival 2026 menghadirkan ruang interaktif bertajuk “Experience Interbeing” dan Diorama Pohon Bodhi. Pada area tersebut, pengunjung dapat menuliskan harapan atau niat pada paper seed yang kemudian digantungkan di Pohon Bodhi. Paper seed tersebut nantinya dapat ditanam dan menjadi bagian dari program CSR Vesak Festival 2026.
Festival ini juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni seperti atraksi barongsai, tari, singing performance, hingga penampilan sekolah minggu Buddhis dan vihara-vihara dari Surabaya maupun Jakarta.
Berbagai kegiatan interaktif turut digelar, di antaranya workshop basuh kaki orang tua bersama Atthasilani Nimmanavassini, workshop meditasi Satipatthana bersama Y.M. Bhante Nyanasila Thera, meditasi bersama Tergar Indonesia, serta workshop Kaligrafi Sutra Hati Prajnaparamita.
Selain pertunjukan seni dan workshop, Vesak Festival 2026 juga menghadirkan rangkaian kegiatan Buddhis seperti upacara Pindapata, puja relik, Sanghadana, dan perayaan Waisak.
Upacara Pindapata merupakan prosesi pemberian dana makanan kepada Bhikkhu Sangha dengan meletakkannya ke dalam patta atau mangkuk makan Bhikkhu. Sementara puja relik merupakan penghormatan kepada relik suci dari mereka yang mencapai tingkat kesucian tertentu.
Adapun Sanghadana merupakan bentuk dana umat kepada Bhikkhu Sangha setelah menyelesaikan masa Vassa atau pendalaman spiritual. Tahun ini, Sanghadana akan dihadiri lebih dari 70 anggota Sangha yang terbagi di Surabaya dan Jakarta.
Vesak Festival 2026 akan diselenggarakan pada 27–31 Mei 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, serta 3–7 Juni 2026 di Center Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta. (*/rri/red)
Tags: MURI, rupang buddha, superradio.id, surabaya, vesak festival 2026
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





