Rotary Clubs of East Java Ajak Masyarakat Kenali Cacar Api

Rudy Hartono - 4 October 2024
Sosialisasi Cacar Api di Pakuwon Mall, Surabaya, Kamis (3/10/2024). (foto:rri)

SR, Surabaya – Rotary Clubs of East Java mengajak masyarakat untuk mengenali Cacar Api sebelum sakitnya menyerang bersama narasumber  dr  Budiastuti Kusharjuni Sp DVE, FINS-DV selaku Spesialis Dermatologi dan Venereologi Estetika yang juga merupakan member dari Rotary.  Acara  Rotary Sehat dengan tema “Kenali Cacar Api Sebelum Sakitnya Menyerang” ini  berlangsung di Food Society Pakuwon City Mall, Kamis (3/10/2024).​

Dalam sosialisasi  yang mengundang berbagai Kader Surabaya Hebat (KSH) dari berbagai kelurahan tersebut dapat disimpulkan bahwa 1 dari 3 orang berisiko mengalami cacar api. Penyakit tersebut dapat menimbulkan komplikasi yang berat sepertinya hari saraf berkepanjangan dan kebutaan.

“Cacar api atau Herpes Zoster adalah ruam menyakitkan yang disebabkan oleh reaktivasi virus varisela yang juga menjadi penyebab cacar air, setelah tertular cacar air virusnya tetap ada di dalam tubuh seumur hidup,”ucapnya.

Budiastuti Kusharjuni juga mengungkapkan bahwa gejala yang biasanya ditemukan ialah demam, rasa kesemutan, nyeri dan/atau gatal di area kulit, sakit kepala,sakit perut dan biasanya ruam yang melepuh dapat muncul beberapa hari kemudian.

“Komplikasi cacar api ialah Neuralgia Paska Herpes (NPH) atau nyeri saraf paska herpes yang berkepanjangan ialah komplikasi dari cacar air yang paling umum. NPH sangat menyakitkan dan dapat bertahan pada bekas ruam bahkan setelah ruam tersebut hilang hingga bertahun-tahun,”ujarnya.

Komplikasi berat lainnya ialah komplikasi yang dapat muncul setelah infeksi cacar api seperti kebutaan, infeksi bakteri pada ruam cacar api, infeksi paru (pneumonia),gangguan pendengaran, peradangan otak dan kematian.

“Lebih dari 90 persen orang berusia lebih dari 50 tahun pernah terpapar virus yang menyebabkan cacar api ,hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh melemah secara alami seiring bertambahnya usia. Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga lebih beresiko terkena cacar api dan lebih cenderung mengalami kasus derajat yang berat,”katanya.

“Ketika tanda pertama cacar api muncul segera menemui dokter dalam 72 jam, pengobatan cacar api juga terbatas dan hanya meredakan gejalanya saja,”ucapnya. (*/rri/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.