Robot Delta, dari Barang Bekas Menjadi “Pahlawan” Pasien Isoman
Salah satu warga penyintas Covid-19, yang terbantu adalah Endang Yuliati. Ia mengaku, dulunya sempat cemas saat menjalani isolasi mandiri karena tidak bisa keluar untuk mencari keperluan. Namun dengan koordinasi RT yang aktif serta keberadaan Robot Delta yang mengantar kebutuhan, membuat dia merasa sangat terbantu. Ia juga berharap agar robot tersebut dapat terus membantu masyarakat.
“Saya sangat terbantu, memang kompak warga sini terutama pak RT nya yang sudah membuat robot Delta sehingga kita tidak langsung bersentuhan dengan yang lain. Jadi bantuan melalui robot Delta mulai dari obat-obatan, vitamin, makanan, semuanya sayur-sayuran juga. Saya sangat senang apalagi kalau dengar ‘permisi assalamualaikum’ oh itu Robot Delta datang memberikan bantuan,” kata Endang.
“Sebelumnya sudah diberitahu oleh pak RT, di telpon kalau ‘nanti akan mendapat bantuan dari Robot Delta tapi kita tidak bersentuhan bu, tapi jangan ditunggu nanti pasti datang’ akhirnya saya dengan oh itu datang lagi sampai tiga kali sehari,” tambahnya.
Kini setelah adanya Robot Delta, kampung pintar yang telah tergabung menjadi salah satu destinasi wisata di Bubutan itu, semakin dikenal dan banyak wisatawan yang datang. Bahkan di minggu ketiga, progressnya terlihat sudah bagus. Tiap minggu dari paket wisata yang ditawarkan, rata-rata pengunjung berkisar di angka 15 orang.
“Setelah ada robot ini otomatis ada peningkatan wisatawan, bisa dikatakan 100 persen peningkatan,” jelas Aseyan.
Kedepannya, karena saat ini sudah tidak ada pasien isolasi mandiri di wilayahnya, ia berkeinginan untuk lebih mengembangkan kampung dengan menambah fungsi Robot Delta. Tidak hanya mengembalikan ke fungsi asli sebagai pelayan kedai yang mengantarkan makanan dan minuman, melainkan juga menambah fungsinya menjadi distributor sampah untuk Bank Sampah.
“Nanti robot ini bisa membantu pengambilan sampah di rumah-rumah. Warga tinggal buka pintu depan rumah, terus ngasih catatan sampahnya ini apa yang dibawa, namanya apa, dari ibu siapa, alamatnya apa, di solasi taruh di kardus atau botol, robotnya yang bawa ke lapak kita, wira wiri kesini. Jadi nanti belakangnya membawa bak sampah bukan bawa disinfektan lagi,” ungkapnya.
Pihaknya juga berencana akan membuat robot laki-laki untuk penyeimbang Robot Delta dalam melayani kedai. Nantinya robot laki-laki akan bertugas mengantar menu ke pelanggan kemudian Robot Delta yang akan mengantar pesanan ke pelanggan.
“Setelah ini insya Allah ada dua robot yang punya fungsi berbeda, yaitu untuk membackup kedai kami. Dengan tipe-tipe robot yang berbeda akan memberikan kesenangan bagi tamu-tamu kami di kampung pintar untuk hiburan tersendiri, dan meminimalkan interaksi antar manusia meskipun mereka datang kesini sudah protokol kesehatan,” pungkasnya. (hk/red)
Tampilkan SemuaTags: Barang Bekas Menjadi Pahlawan Pasien Isoman, Kampung pintar, Robot Delta
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.






