Hebat! Dalang Cilik SMPN 1 Gresik Borong Juara Nasional

Rudy Hartono - 3 September 2026
Dalang cilik Jemari Avito Bintang Pratama siswa SMPN 1 Gresik dengan lincah memainkan wayang kulit dalam acara Event Aksara 2026, Selasa, 1 September 2026.

SR, Gresik – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik, sekaligus peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diisi dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang cilik Jemari Avito Bintang Pratama. Kegiatan tersebut diharapkan bisa melestarikan budaya Indonesia.

Jemari Avito Bintang Pratama yang juga siswa SMPN 1 Gresik dengan lincah berganti-ganti karakter uara dan dengan sigap menggerakkan wayang kulit.

Dalam Event Aksara 2026, Jemari Avito Bintang Pratama sebagai dalang cilik SMPN 1 Gresik yang juga mengoleksi berbagai medali sains tingkat nasional.

Bakat dan hobinya pada dunia pedalangan tidak lahir dari sanggar megah. Sejak usia lima tahun, Bintang kecil sudah terpesona oleh suara gamelan dan suluk dalang.

Tanpa guru khusus, Avito Bintang mempelajari seni warisan budaya Indonesia secara autodidak. Hanya dengan menonton dan mendengarkan kaset pementasan wayang di rumah.

“Sejak usia 5 tahun. Tanpa guru khusus, saya belajar secara autodidak dari pementasan wayang di kaset,” kata Avito Bintang kepada wartawan sambil tersenyum, Selasa, 1 September 2026.

Kemudian, saat duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD) makin terasah setelah bergabung dengan Sanggar Mahesa Kencana binaan Petrokimia Gresik. Lewat gemblengan sanggar tersebut, bakat alamiah Avito Bintang semakin terasah.

Sampai saat ini, Avito Bintang berhasil menyabet gelar Terbaik ke-5 Bidang Sabet dan Antawacana Tingkat Nasional di Sragen pada Tahun 2024, serta dipercaya menjadi salah satu dari tiga dalang cilik asal Gresik dalam pentas akbar PT Petrokimia Gresik.

Kegemaran Avito Bintang pada seni budaya tradisi Indonesia tidak mengikis prestasi akademiknya di sekolah. Di UPT SMPN 1 Gresik, dia tercatat sebagai siswa Kelas Olimpiade bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Di sela-sela mengolah vokal dan kelincahan tangan memainkan jepitan wayang, Avito Bintang berhasil menyabet medali emas Biologi tingkat nasional dalam ajang Focus Learning serta medali perunggu Matematika tingkat nasional.

Keberhasilan Bintang memadukan dua dunia yang berlawanan ini tak lepas dari ekosistem sekolah yang mendukung. Kepala UPT SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetya, menegaskan, pentingnya keseimbangan antara sains dan karakter.

“Pendidikan karakter kami tekankan. Kami mendukung kegiatan siswa, baik akademik maupun non akademik. Harapannya, mereka tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga karakter dan kepercayaan diri serta kepemimpinan yang baik,” kata Beri yamg juga Ketua PGRI Kabupaten Gresik.

Begitu juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Gresik, Nurul Wahyu Purwaningtyas, menjelaskan, sekolah memfasilitasi setiap potensi siswa lewat kelas khusus seperti Kelas Olimpiade dan Tahfidz. Di mana setiap jenjang menampung sekitar 32 siswa berbakat untuk mendapatkan pendampingan intensif.

“Bintang adalah cermin dari generasi muda Kota Pudak. Sosok remaja modern yang menguasai ilmu pengetahuan tanpa kehilangan akar budayanya. Di tangannya, wayang kulit bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan napas tradisi yang terus hidup di tengah deru prestasi masa kini dan godaan game online,” kata Nurul Wahyu Purwaningtyas. (giy/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.