Perkaya Vegetasi Lingkar Klotok, BPBD Kota Kediri Galakan Reboisasi
SR, Kediri – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melakukan gerakan reboisasi lingkar Klotok. Gerakan yang diinisiasi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Kediri tersebut mengambil tempat di tiga lokasi, yaitu di tempat pemakaman umum Bong China, di area pondok serta di patirtan (sumber mata air) yang bersebelahan dengan Gunung Wilis.
Kepala BPBD Kota Kediri, Hindun Munawaroh mengatakan, kawasan lingkar Klotok sebenarnya banyak dikelilingi populasi pohon yang sangat lebat. “Ini merupakan bagian dari kami untuk memperkaya vegetasi dilingkungan lingkar Klotok dan TPU. Memang ada beberapa spot yang belum ditumbuhi tanaman nanti kita fokus disitu,” ujarnya, Sabtu (9/3/2024).
Total ada 500 relawan yang dilibatkan dalam kegiatan reboisasi lingkar klotok. Mereka menanam 930 bibit tanaman produktif yang berfungsi sebagai pelindung, antara lain jenis tanaman jambu, alpukat, trembesi, durian, tabama dan tanaman sebagainya.
“Semua jenis bibit pohon yang ditanam merupakan sumbangsih dari para relawan yang secara swadaya membawanya langsung ke lokasi,” terang Hindun.
Dalam acara ini, turut hadir Pj Wali Kota Kediri Zanariah serta sejumlah Kepala Dinas. Dalam sambutanya Zanariah mengatakan, berdasarkan kajian risiko bencana alam Kota Kediri tahun 2022, kawasan lingkar Klotok memiliki potensi bencana tanah longsor kelas baya yang cenderung tinggi.
“Dengan kondisi ini potensi erosi dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja. Apalagi curah hujan di Kota Kediri sekarang cukup tinggi.Oleh karena itu sebagai upaya mitigasi bencana, hari ini Pemerintah Kota Kediri bersama dengan stakeholder bersama teman teman relawan serta pecinta lingkungan melaksanakan kegiatan reboisasi atau penaman kembali di kawasan lingkar Klotok dan TPU Bong Cina,” katanya.
“Kita semua berharap kegiatan ini semua warga pemukiman dan masyarakat yang berada dikawasan lingkar Klotok bisa lebih aman dari potensi tanah longsor. Air tanah bertambah, serta memperkaya jenis flora di area ini.Upaya kita hari ini sangat penting karena manusia senantiasa hidup berdampingan dengan alam,” imbuhnya.
Zanariah menilai Kota Kediri memiliki potensi besar di bukit Klotok, karena kawasan ini tidak hanya berupa hutan tetapi juga pemukiman penduduk serta lokasi objek wisata. (rh/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.






