PDI Perjuangan Surabaya Ajak Gen Z Susuri Jejak Bung Karno
SR, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya mengajak kepada generasi Z (gen Z) untuk menyusuri jejak sang Proklamator Bung Karno di Kota Surabaya dalam kegiatan Soekarno Trip.
Ketua Panitia Soekarno Trip Khusnul Khotimah dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu mengatakan kegiatan ini masih dalam rangkaian Bulan Bung Karno 2026.
“Puluhan anak muda dari 31 kecamatan diajak menyusuri lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno dan tokoh-tokoh pergerakan nasional di Kota Pahlawan,” katanya.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (6/6) bertepatan dengan peringatan hari lahir Bung Karno, 6 Juni, ini mengunjungi sejumlah titik penting seperti Museum Dr Soetomo, SD Sulung, Rumah Kelahiran Bung Karno di Peneleh, hingga Rumah HOS Tjokroaminoto.
“Tempat-tempat ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah saksi bisu lahirnya pemikiran besar, semangat nasionalisme, dan perjuangan kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Menurutnya, perjuangan tidak selalu dilakukan dengan senjata. Pendidikan, gagasan, dan keberanian menyuarakan kebenaran juga menjadi bagian penting dalam perjuangan bangsa.
“Anak-anak muda ini bukan generasi yang apatis. Mereka berani bersuara di media sosial. Nah, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar bangsa juga lahir dari gagasan-gagasan besar para pendiri bangsa,” ujarnya.
Salah satu peserta Satrio Bagus Irwana, pelajar SMA Negeri 15 Surabaya asal Kecamatan Gayungan mengaku antusias mengikuti kegiatan karena bisa melihat langsung lokasi-lokasi yang selama ini hanya diketahuinya dari buku.
“Saya jadi lebih memahami tentang Bung Karno, rumah kelahirannya, dan perjalanan hidupnya. Saya termotivasi karena Bung Karno itu sosok yang bijaksana, pandai, dan suka menolong,” kata Satrio.
Dalam sesi penutupan yang diisi dengan acara pemotongan tumpeng, Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Surabaya Aliyuddin mengingatkan, pentingnya sejarah bagi generasi muda.
Ia menjelaskan mengapa Juni dikenal sebagai Bulan Bung Karno, karena memuat tiga peristiwa penting, yakni 1 Juni Hari Lahir Pancasila, 6 Juni Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni Hari Wafat Bung Karno.
“Kalau biasanya pelajaran sejarah di sekolah dianggap membosankan, hari ini kita belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan. Sejarah penting agar kita tahu siapa diri kita dan menentukan masa depan kita,” ujarnya. (*/ant/red)
Tags: Bung Karno, dpc surabaya, pdip, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





