Percepat Flyover Gedangan Pemkab Sidoarjo Petakan 122 Bidang
SR, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat pembebasan lahan pembangunan Flyover Gedangan dengan mengukur dan memetakan 122 bidang tanah bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Setelah pengukuran dan pemetaan selesai, akan dilanjutkan dengan fase penilaian harga tanah atau appraisal sehingga pembayaran ganti rugi kepada masyarakat tidak molor,” kata Bupati Sidoarjo Subandi, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Selasa (8/9/2026).
Ia menjelaskan pengukuran dilakukan bertahap sekitar 20 hingga 25 bidang per hari sebagai persiapan menuju proses appraisal sebelum pembayaran ganti rugi.
Dirinya menyatakan, Pemkab Sidoarjo menyiapkan anggaran Rp225 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk mendukung penyelesaian pembebasan lahan proyek tersebut.
Subandi mengatakan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp450 miliar sehingga kekurangan pembiayaan akan diusulkan melalui penganggaran pada APBD 2027.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo M. Makhmud mengatakan pengukuran dilakukan bertahap menyusuri jalur utama kawasan proyek.
Ia menjelaskan sebanyak 122 bidang telah terdata setelah Pemkab Sidoarjo melakukan verifikasi faktual terhadap pemilik lahan yang terdampak pembangunan Flyover Gedangan.
Selain lahan masyarakat, Makhmud menyatakan proyek tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas umum dan bangunan pemerintah, termasuk sebagian area Balai Desa Gedangan dan bekas gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah.
Sementara itu, ia menyebut Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Gedangan juga terdampak pembangunan secara penuh sehingga masuk dalam objek yang perlu ditangani dalam proses pembebasan lahan.
Dirinya mengutarakan, pembangunan Flyover Gedangan dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas jalur Surabaya-Sidoarjo, khususnya di kawasan perempatan Gedangan di Kecamatan Gedangan yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan. Pemkab Sidoarjo menargetkan pembebasan lahan rampung pada 2026 sehingga pembangunan fisik flyover dapat dimulai pada 2027. (*/ant/red)
Tags: flyover gedangan, Pembebasan Lahan, sidoarjo, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





